Jumat, 09 November 2018

Pengertian Negara Berkembang

Setiap negara memiliki status kesejahteraan (ekonomi) masing-masing, termasuk Indonesia yang dalam hal ini menyandang status sebagai negara berkembang. Selain negara berkembang, ada juga negara dengan status miskin dan negara dengan status sebagai negara maju seperti Inggris, Russia, Amerika Serikat, dan lain sebagainya.

Pengertian Negara Berkembang


Negara berkembang adalah sebuah istilah yang umum digunakan untuk mendeskripsikan kondisi suatu negara dengan kesejahteraan material tingkat rendah. Mengingat tidak ada definisi tetap dari negara berkembang yang diakui secara internasional, tingkat pembangunan bisa saja bervariasi pada sebuah negara berkembang. Beberapa negara berkembang memiliki standar hidup rata-rata yang tinggi.

Konsep Pembangunan Negara Berkembang


Pembangunan sebuah negara diukur berdasarkan indeks statistik seperti pendapatan per kapita (per orang) (PDB), harapan hidup, tingkat pemahaman terhadap aksara, dan lain sebagainya. PBB sudah mengembangkan HDI, yaitu sebuah indikator statistik yang bertujuan mendorong tingkat pembangunan manusia di negara-negara yang di data oleh PBB.

Negara berkembang pada umumnya merupakan negara yang belum mencapai tingkat industrialisasi yang relatif terhadap penduduknya serta memiliki standar hidup pada level menengah ke rendah. Terdapat korelasi kuat antara pendapatan rendah dan pertumbuhan populasi yang tinggi.

Istilah yang digunakan saat membicarakan negara berkembang mengacu pada tujuan dan pembangunan negara-negara yang memakai istilah ini. Istilah lain yang terkadang dipakai adalah negara kurang maju (LDC), negara ekonomi kurang maju (LEDC), "bangsa belum maju" atau bangsa Dunia Ketiga, dan "bangsa non-industri". Sementara itu, ujung lain dari spektrum ini disebut negara maju, negara ekonomi sangat maju (MEDC), bangsa Dunia Pertama dan "bangsa industri".

Untuk mengurangi aspek eufemistik dari kata berkembang, organisasi internasional mulai menggunakan istilah negara ekonomi kurang maju (LEDC) untuk negara miskin yang dalam hal apapun tidak bisa disebut sebagai negara berkembang. LEDC adalah subset paling miskin dari LDC. Penggunaan ini bisa menentang keyakinan bahwasannya seluruh dunia berkembang memiliki standar hidup yang sama.


Konsep bangsa berkembang dapat dijumpai (dalam satu istilah atau lain) di berbagai sistem teoretis yang memiliki beragam orientasi - seperti, teori dekolonisasi, teologi pembebasan, Marxisme, anti-imperialisme, dan ekonomi politik.

Negara berkembang yang tidak terdaftar di IMF


Seperti dikutip dari sebuah sumber, saat ini terdapat dua negara berkembang yang tidak terdaftar di IMF, yakni:

  • Kuba
  • Korea Utara

Daftar negara berkembang yang sudah menjadi negara maju 


Terdapat sejumlah negara di Asia dan Eropah yang dulunya merupakan negara berkembang yang kini sudah menjadi negara maju. Beberapa negara tersebut adalah sebagai berikut:

  • Hong Kong (sebelum 1997)
  • Singapura (sebelum 1997)
  • Korea Selatan (sebelum 1997)
  • Taiwan (sebelum 1997)
  • Siprus (sebelum 2001)
  • Libya (sebelum 2004)
  • Slovenia (sebelum 2007)
  • Malta (sebelum 2008)
  • Republik Ceko (sebelum 2009)
  • Slovakia (sebelum 2009)

Negara berkembang anggota kelompok D-8


Pendirian kelompok D-8 diresmikan di Istanbul, Turki, 15 Juni 1997 (disebut Traktat Istanbul), setelah didahului dengan pertemuan pemimpin. Pada pertemuan di Bali, 13-14 Mei 2006, kedelapan negara anggota menuai kesepakatan perjanjian perdagangan (Preferential Trade Agreement, PTA) untuk menurunkan bea tarif perdagangan di antara mereka.

Organ organisasi ini adalah KTT Kepala Negara dan Menteri, suatu Dewan (yang memiliki anggota para menteri luar negeri), dan suatu Komisi (sebagai organ pelaksana perjanjian). Pertemuan tingkat tinggi kepala negara dilaksanakan per dua tahun.

Pengertian Negara Berkembang

Daftar negara berkembang yang masuk dalam kelompok D-8 Negara Berkembang (disingkat D-8, Developing 8 Countries) merupakan delapan negara berkembang yang penduduknya mayoritas beragama Islam yang bertujuan untuk mempererat kerja sama dalam pembangunan. Delapan negara anggota D-8 Negara Berkembang adalah Indonesia, Bangladesh, Iran, Mesir, Malaysia, Nigeria, Turki, dan Pakistan.


EmoticonEmoticon