Senin, 04 Juni 2018

Jenis Nyamuk yang Paling Berbahaya di Dunia

jenis nyamuk yang paling berbahaya di dunia
Nyamuk dianggap suatu musuh bagi manusia. Bagaimana tidak, binatang penghisap darah ini akan selalu meninggalkan rasa gatal dan sakit bagi setiap makhluk yang dihinggapinya. Bukan hanya itu, nyamuk juga dapat mengakibatkan penyakit bahkan kematian.

Hampir setiap orang tua yang memiliki anak kecil telebih lagi adalah bagi anak yang masih bayi pasti menginginkan rumahnya terbebas dari datangnya nyamuk. Namun sayangnya hewan penghisap darah ini merupakan tamu yang tidak diundang baik itu siang atau malam akan selalu datang dan singgah ke rumah anda. terlebih lagi apabila rumah anda banyak pepohonan yang rimbun atau tempat air yang menggenang. Karena nyamuk memang untuk kelangsungan hidupnya hewan tersebut selalu menghisap darah baik itu darah orang atau binatang.

Selain nyamuk menghisap darah untuk kebutuhan makan mereka, bagi nyamuk betina menghisap darah juga untuk memproduksi telur. Sehingga oleh karena itu, nyamuk betina akan mencari makan dengan cara menggigit, sementara pada nyamuk pejantan mereka dapat mendapatkan zat – zat makanan yang berasal dari alam misalnya saja dapat di dapatkan dari sari – sari bunga. Menurut penelitian yang pernah mendapat berbagai penghargaan baik itu dari dalam atau dari luar negeri, nyamuk setelah 2 hingga 3 hari menggigit kemudian nyamuk betina akan bertelur. Kemudian beberapa hari kemudian telur – telur tersebut juga akan menetas di dalam air menjadi suatu jentik – jentik yang halus. Dari jentik – jentik tersebut kemudian berkembang menjadi kepompong dan akhirnya akan berubah menjadi nyamuk melalui proses metamorfosis.

Jenis Nyamuk yang Paling Berbahaya di Dunia

Berikut ini adalah beberapa jenis – jenis nyamuk yang paling berbahaya di dunia yang harus anda ketahui :

  • Nyamuk Anopheles

Nyamuk jenis anopheles sering orang yang mengenalnya sebagai salah satu jenis nyamuk yang paling berbahaya di dunia, hal ini karena dapat menyebabkan terjadinya penyakit malaria. Dimana nyamuk jenis ini banyak anda temui di rawa – rawa, saluran – saluran air, dan juga permukaan air yang terkena sinar matahari. Nyamuk anopheles dapat bertelur ketika di permukaan air, dan juga nyamuk ini hinggap dengan posisi menukik atau dengan membentuk sudut. Selain itu nyamuk jenis ini sering hinggap di dinding rumah atau kandang hewan. Ciri – ciri dari nyamuk anopheles memiliki jenis yang bermacam – macam, dimana ada yang berwarna hitam dan ada pula kakinya bercak – bercak putih. Dan waktu nyamuk tersebut menggigit biasanya dilakukan ketika malam hari.

Banyak dari jenis anopheles yang dapat mengakibatkan terjadinya penyakit malaria, misalnya saja adalah anopheles sundaicus yang banyak dijumpai di dalam air payau seperti yang ada di Kepulauan Seribu. Nyamuk jenis ini dapat berkembang biak di lingkungan yang banyak ditumbuhi oleh ganggang. Kemudia nyamuk tersebut akan meletakkan telurnya di ganggang hijau yang banyak reniknya sehingga ketika telur – telur tersebut menetas jentik – jentiknya akan langsung mendapatkan makanan renik yang hidup di antara ganggang – ganggang tersebut.

  • Nyamuk Aedes Aegypti

Jenis nyamuk jenis ini yaitu aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang paling berbahaya di dunia. Dimana hal ini karena dapat menyebabkan penyakit demam berdarah. Ciri – ciri yang ada pada diri nyamuk ini adalah pada tubuhnya terdapat bercak hitam putih. Bila anda lihat dengan menggunakan bantuan kaca pembesar, pada bagian sisi kanan dan kiri punggungnya anda akan menemui terlihat gambar dua buah arit yang berwarna putih. Tempat yang paling sering menjumpai nyamuk jenis ini adalah sering hinggap di baju – baju yang sedang dalam keadaan menggantung dan berada di tempat – tempat yang gelap misalnya saja di bawah tempat tidur. Selain itu, nyamuk jenis ini suka sekali bertelur di tempat yang bersih seperti halnya di tempayan, bak mandi, vas bunga atau tempat bersih lainnya. kemudian ia akan bertelur dan menetas di bagian dinding bejana air.

Nyamuk ini biasanya mulai menggigit mangsanya pada pagi hari dan sore hari, antara pukul 8.00 hingga 12.00 dan pada pukul 15.00 hingga 17.00. Namun apabila nyamuk tersebut sudah menggigit orang atau juga pada binatang, kemudian pada hari ke tiga nyamuk tersebut akan bertelur dan kedua hari laginya akan menetas. Setelah 8 hari kemudian, jentik – jentik tersebut akan berubah manjadi nyamuk. Apabila nyamuk tersebut menggigit bagi seorang penderita demam berdarah, maka kurang lebih dalam waktu 10 hari, nyamuk tersebut sudah infektif atau mampu mengandung virus demam berdarah. Apabila menggigit orang, virus demam berdarah tersebut akan masuk ke tubuh orang yang telah digigit. Sehingga virus demam berdarah tersebut akan ada selama nyamuk itu hidup. karena pada setiap 2 hari sekali nyamuk tersebut akan menggigit, maka virus – virus tersebut akan masuk ke orang lain lagi dan begitu seterusnya.

  • Nyamuk Aedes Albopictus

Jenis nyamuk yang paling berbahaya lainnya adalah nyamuk aedes albopictus yang juga mangakibatkan demam berdarah. Nyamuk jenis ini akan banyak anda temui di kebun atau di halaman rumah anda. Ciri – ciri dari nyamuk ini hampir sama dengan nyamuk aedes aegypti yaitu berupa bercak – bercak putih di bagian badan. Apabila anda melihat dengan bantuan kaca pembesar akan terlihat di median punggungnya akan tampak ada garis berwarna putih. Selain itu waktu yang dilakukan nyamuk aedes albopictus untuk menggigit mangsanya pun sama halnya dengan waktu yang dilakukan oleh nyamuk aedes aegypti yaitu pada pagi dan sore hari. ketika nyamuk tersebut bertelur, mereka akan menempatkan telurnya di air yang menggenang misalnya saja di dalam kaleng – kaleng bekas tepat tampungan air  hujan di halaman rumah anda. Ketika musim penghujan, nyamuk jenis ini akan banyak terdapat di kebun atau di halaman rumah anda karena di tempat itu terdapat banyak tempat yang terisi oleh air.

  • Nyamuk Culex Fatiqans

Nyamuk jenis ini sering menggigit pada malam hari. sedangkan hinggapnya nyamuk culex fatiqans bisa hinggap di mana saja, entah itu di pakaian anda yang sedang tergantung maupun di dinding rumah anda. Ciri – ciri dari nyamuk ini memiliki warna yang bemacam – macam ada yang berwana hitam ada pula yang berwarna coklat. Sedangkan telurnya secara mengelompok seperti halnya membentuk rakit dan juga jentik – jentiknya akan menggantu di air. Ciri lain dari nyamuk culex fatiqans adalah saat hingga, posisi tubuh dari nyamuk ini akan menukik tetapi tetap mendatar.

Selain itu, nyamuk ini akan lebih banyak anda temui di kondisi air yang keruh atau juga pada tempat – tempat yang banyak mengandung material organik serta bahan makanan misalnya saja di dalam got. Salah satu jenis nyamuk yang paling berbahaya di dunia ini dapat menjadi perantara suatu penyakit yaitu penyakit kaki gajah atau filariasis. Dimana penyakit ini penyebabnya adalah berupa cacing wuchereria bancrofti yang terdapat di dalam darah seorang penderita. Apabila nyamuk menghisap darah penderita yang sedang mengandung bibit filariasis, maka yang terjadi cacing  yang berada pada penderita dapat terbawa dan ditularkan pada orang lain melalui gigitan nyamuk tersebut.


EmoticonEmoticon