Sabtu, 05 Mei 2018

Penyebab dan Cara Mengatasi Terjadinya Mimisan pada Anak

penyebab dan cara mengatasi terjadinya mimisan pada anak
Jangan panik apabila anak anda sedang mengalami mimisan. Memang mimisaln terkesan menyeramkan tetapi biasanya mimisan bukan menjadi hal membahayakan apabila terjadi tidak dalam kurun waktu yang sering. Pada artikel ini ada penjelasan mengenai penyebab dan juga bagaimana cara mengatasi terjadinya mimisan pada buah hati anda.

Mimisan merupakan suatu kondisi yang bisa menimpa bagi siapa saja bahkan semua orang bisa mengalaminya, terutama lebih umum lagi dapat terjadi pada anak – anak pada usia 3 hingga 10 tahun. Dimana pada lapisan hidung terdapat pembuluh darah yang mana ketika pada masa anak – anak pada daerah pembuluh darah tersebut mudah sekali rapuh dan juga mudah pecah. Oleh sebab itu bagi anak – anak akan lebih sering mengalami mimisan bila dibandingkan anda yang sudah memasuki usia dewasa. Bahkan dari 30 % anak kecil yang berusia di atas 5 tahun akan mengalami suatu keadaan mimisan, dan juga sebanyak 56 % anak kecil yang berusia 6 tahun ke bawah akan lebih sering mengalami mimisan. Dan tidak jarang pula mimisan yang terjadi pada anak – anak akan terjadi berulang – ulang kali pada kemudian harinya. Faktanya, pada anak – anak yang masih kecil akan lebih sering mengalami mimisan bila dibandingkan dengan orang yang dewasa, hal ini karena memang strukstur dari tubuhnya yang belum sempurna.

Banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya mimisan pada anak – anak, misalnya saja karena udara yang kurang sesuai dengan kondisi hidung buah hati anda bahkan hingga terjadinya pendarahan yang akan mengkhawatirkan. Namun untungnya, kurang dari 10 % data mengenai penyebab mimisan pada anak – anak yang disebabkan karena penyakit yang serius. Sebagai seorang orang tua, sebaiknya anda memang harus mengetahui mengenai bagaimana cara untuk mengatasi apabila anak – anak anda mengalami mimisan.

Penyebab Terjadinya Mimisan pada Anak

Rongga hidung anda memang diciptakan dengan ditutupi kulit dan banyak bulu rambut hidung di dalamnya. Namun, dibalik kulit tersebut terdapat banyak sekali berbagai pembuluh darah dengan tugas yakni menghangatkan serta melembapkan setiap udara yang hendak anda hirup. Adanya pembuluh darah inilah yang mampu pecah dan juga bocor ketika seseorang sedang mengalami mimisan. Dimana alasan utama mengapa anak – anak akan lebih sering mengalami mimisan bila dibandingkan dengan orang dewasa, dimana hal ini karena pembuluh  darah pada bagian rongga hdung pada anak – anak akan lebih rentan dan belum terlalu kuat bila dibandingkan dengan pembuluh darah pada rongga hidung orang yang telah dewasa. Oleh karena itu, maka sedikit iritasi pada proses alergi bahkan karena benturan udara yang kering dan mampu mencetuskan terjadinya mimisan pada buah hati anda.

Penyebab lain yang dapat membuat buah hati anda mengalami mimisan yaitu karena memiliki kebiasaan mengupil. Dimana kebiasaan mengupil sebenarnya merupakan suatu hal yang normal dan justru perlu dilakukan bila memang dilakukan dengan tepat untuk membersihkan rongga hidung dari adanya kotoran. Namun, memang karena pembuluh dari anak – anak yang terjadi rongga hidung anak akan mudah sekali rapuh, sehingga kegiatan mengupil seringkali dapat menimbulkan terjadinya mimisan pada buah hati anda. Hal ini sering sekali terjadi bila anak anda tidak memberikan tekanan yang terlalu keras ketika anak mengupil.

Mimisan pada anak anda juga tidak jarang pula disebabkan karena terjadinya proses radang dan juga iritasi pada hidung anak anda. Hal yang paling sering terjadi karena proses alergi. Alergi sendiri merupakan suatu reaksi radang yang dapat terjadi pada tubuh seseorang yang disebabkan karena beberapa faktor diantaranya debu, bulu binatang dan juga substansi lain yang memang mampu mencetuskan reaksi alergi pada orang tersebut. Sehingga radang inilah yang mampu membuat pembuluh darah pada bagian hidung anak akan lebih rapuh dan akan terjadi mimisan. Selain karena alergi, infeksi pada bagian hidung juga kerap membuat terjadinya mimisan pada anak.

Cara Mengatasi Mimisan pada Anak

Tindakan pertama yang tepat untuk mentasi anak anda ketika sedang mimisan merupakan hal yang sangat penting anak ketahui sebagai seorang orang tua. Mimisan yang tidak disadari karena adanya penyakit yang serius memang tidak menjadi hal yang mengkhawatirkan, namun sebagai orang tua hendaknya tetap harus segera menghentikan proses mimisan agar anak anda tidak akan mengalami kekurangan darah yang cukup banyak. Namun sayangnya, masih banyak mitos – mitos yang beredar dan salah mengenai cara menangani mimisan pada anak. Oleh karena itu, sebaiknya anda membaca tips – tips di bawah ini untuk mengatahu bagaimana cara mengatasi apabila buah hati anda mengalami mimisan dengan penanganan yang tepat :

  • Jangan panik, coba anda tenangkan anak anda agar anda lebih mudah untuk melakukan penolongan. Perlihatkan kepada anak anda bahwa anda terbisa dengan sikap yang tenang ketika menghadapi hal tersebut.
  • Dudukkan anak anda dengan kondisi posisi kepala agak menunduk. Minta agar anak anda tidak bersandar, hal ini untuk menghindari kemungkinan darah akan mengalir dari saluran hidung pada bagian dalam ke tenggorokan, kerongkongan, atau juga kelura melalui mulut. Apabila hal ini terjadi, kemungkinan yang terjadi justru akan menyebabkan anak akan tersedak. Selain itu anak anda kemungkinan akan mengalami batuk atau muntah.
  • Tutup hidung buah hati anda dengan menggunakan tissue atau lap dengan cara menekan bagian hidung yang lunak. Tetapi, hindari untuk memasukkan tissue atau lap tersebut ke dalam hidung dengan maksud untuk menghentikan pendarahan. Tekan pada bagian hidung yang lunak tersebut kurang lebih selama 10 menit dengan kekuatan tekanan yang stabil dan tidak berubah – ubah. Dimana tujuan dari hal ini untuk menghentikan terjadinya pendarahan.
  • Setelah anda menekan bagian hidung yang lunak selama 10 menit, lepaskan. Dan perhatikan apakah pendarahan pada hidung anak anda sudah berhenti atau masih saja mengalir.
  • Apabila kondisi tersebut belum juga berhenti, anda harus mengulangi langkah tersebut hingga pendarahan benar – benar dapat dihentikan.
  • Setelah pendarahan berhenti, mintalah buah hati anda untuk bernafas melalui mulut.

Beberapa penyebab mimisan pada buah hati anda memang dapat diantisipasi, antara lain dengan cara mencegah anak anda untuk memasukkan benda – benda asing ke bagian hidung anak anda, mengajari anak untuk tidak menghembuskan nafas yang terlalu kencang ketika sedang membuang ingus, dan juga anda sebagai orang tua harus senantiasa mengawasi ketika anak anda sedang bermain untuk mencegah terjadinya benturan hidung anak anda dengan benda – benda apa saja yang membahayakan hidungnya. Pastikan pula kuku dari anak anda selalu dalam keadaan yang bersih dan tidak terlalu panjang agar anak anda tidak bisa melukai dirinya sendiri ketika sedang membersihkan hidungnya atau sedang mengupil. Saat ini anda tentuny sudah mengetahui beberapa cara untuk mengantisipasi mimisan pada anak anda. Anda juga harus bisa mengajarkan dengan cara yang baik mengenai pentingnya untuk menjaga kesehatan dan keamanan dirinya sendiri.


EmoticonEmoticon