Minggu, 06 Mei 2018

Jenis Makanan yang Mengandung Banyak Air

jenis makanan yang mengandung banyak air
Idealnya, tubuh membutuhkan air sejumlah 1,5 hingga 2 liter per hari. Namun masih banyak orang mengira jumlah itu hanya bisa didapat dari meminum air putih. Padahal asupan air bisa didapatkan dari makanan. Menurut para ahli, Anda justru lebih dianjurkan untuk  memenuhi kebutuhan asupan cairan dari makanan.

Hal itu diungkapkan sejumlah pakar kesehatan yang menyarankan bawa asupan air sebaiknya 'dimakan', bukan diminum. Ayo cari tahu apa sebabnya?

Jenis Makanan yang Mengandung Banyak Air

Dalam tubuh manusia terdiri dari 75 hingga 80 persen air. Namun seiring dengan pertambahan usia, sel-sel di dalam tubuh semakin berkurang kadar airnya secara bertahap. Saat usia mencapai 50 tahun, kandungan air di dalam tubuh juga berkurang 50 persen. Maka agar tubuh bisa menahan lebih banyak air, diperlukan konsumsi 'cairan' dalam bentuk 'padat'. Rata - rata per harinya seperempat asupan air berasal dari makanan sebab hampir semua jenis makanan mengandung air. Bahkan dalam selembar roti mengandung sekitar 33 persen air. Bisa dibayangkan berapa banyak kandungan air di dalam buah dan sayuran. Ketimun, selada, lobak atau labu bisa mengandung hingga 95 persen air.

  • Mentimun

Mentimun ternyata memiliki kandungan kurang lebih sekitar 96 % sehingga buah satu ini telah dinobatkan sebagai salah satu jenis buah yang memiliki kadar air yang tertinggi. Apabila anda makan menggunakan mentimun dapat membantu tubuh anda untuk terhindar dari terjadinya dehidrasi. Selain dapat anda langsung menikmati mentimun secara langsung, mentimun ternyata juga dapat anda konsumsi dalam bentuk jus.

  • Selada

Tidak jauh berbeda dengan mentimun, ternyata selada mengandung 95 % air di dalamnya. Bukan hanya itu saja selada juga kaya akan serat dan baik untuk kesehatan pencernaan anda.

  • Lobak

Salah satu sayuran yang memiliki kandungann air yang banyak yaitu lobak. Dimana sayur lobak merupakan salah satu dari jenis sayuran yang banyak mengandung air. Selain itu ternyata lobak juga mengandung beberapa nutrisi yang penting misalnya saja seperti antioksidan, vitamin dan juga kalium.

  • Tomat

Tomat terdiri dari kurang lebih 94 % air di dalamnya, dan tomat juga sangat efektif untuk menghindari dan mengatasi dehidrasi tubuh anda. biasanya buah tomat paling enak dan nikmat apabila anda sajikan tomat dalam bentuk jus, namun anda juga dapat menjadikan buah tomat sebagai camilan yang tentunya lebih menyehatkan tubuh anda.

  • Semangka

Buah semangka memiliki kandungan dan juga kadar air yang hampir mencapai 91 %. Bila dibandingkan dengan jenis buah lainnya, ternyata buah semangka memiliki paling banyak mengandung air. Bukan hanya itu saja, buah semangka juga memiliki kandungan yang disebut lycopene yang sangat baik untuk melawan kanker berkembang dalam tubuh anda.

  • Stroberi

Selain buah semangka, ternyata buah stroberi juga memiliki kandungan air yang cukup tinggi. Bukan hanya itu saja, buah stroberi juga banyak mengandung nutrisi yang penting dan juga dibutuhkan oleh tubuh anda dan yang paling penting adalah buah stroberi dapat anda konsumsi secara langsung atau dalam bentuk jus. Anda dapat memilih sesuai dengan apa yang anda sukai dengan cara yang seperti apa anda menikmatinya.

Kini para pakar mengungkapkan saran yang cukup bertolak belakang dengan pemahaman orang awam tentang asupan cairan selama ini lebih banyak makan makanan mengandung air dan lebih sedikit minum. "Hidrasi yang sehat adalah seberapa lama air itu bisa ditahan oleh tubuh, bukan air yang Anda minum lalu langsung keluar dari tubuh (buang air kecil -red)," ujar Dr Howard Murad, associate clinic professor of medicine dari University of California, Los Angeles, seperti dikutip dari Daily Mail. Dr Howard juga menambahkan, terlalu banyak minum air justru bisa menguras vitamin dan mineral karena air cenderung lebih cepat keluar dari tubuh melalui urin. Namun ia menekankan sebenarnya tidak ada yang salah dengan minum air tapi jika tidak ada 'penahan' yang membuat air tersebut bertahan lama di dalam tubuh dan masuk ke dalam sel, maka manfaatnya bagi kesehatan tubuh pun kurang maksimal.

Kantung mata tebal, tumit bengkak atau perut kembung merupakan beberapa tanda tubuh tidak bisa menahan air dengan efektif. Air hanya mengambang di antara sel-sel, membuat tubuh terasa gemuk dan lesu. Berbeda hal nya jika air dikonsumsi dengan cara dimakan. Air yang terkandung dalam makanan dikelilingi molekul-molekul lain yang membantunya lebih mudah masuk ke sel, sehingga air bisa lebih lama bertahan di dalam sistem tubuh selama mungkin untuk digunakan sesuai kebutuhan. "Saat makan makanan tinggi kandungan air, tubuh menyerap air lebih lambat karena 'terperangkap' dalam struktur dari makanan tersebut. Lamanya penyerapan itu artinya air yang terdapat pada makanan akan menetap di tubuh lebih lama, memberi manfaat tambahan," terang penulis buku 'The Water Secret' ini.

Pendapat Dr Howard juga didukung sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa buah dan sayuran bisa menghidrasi tubuh dua kali lebih efektif ketimbang segelar air putih. Sebuah studi yang dilakukan University of Aberdeen Medical School menemukan, gula alami, protein, garam mineral dan vitamin di dalam buah dan sayur yang kaya air bisa menggantikan nutrisi yang hilang saat seseorang beraktivitas, khususnya aktivitas berat seperti olahraga.

Selain dapat menggantikan asupan air, buah dan sayuran kaya air juga bisa membantu menurunkan berat badan. Disarankan Anda mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran agar kebutuhan air dan kesehatan tubuh tetap terpenuhi dan terjaga. "Makanan yang tinggi kandungan air cenderung rendah kalori. Kandungan airnya bisa mendukung proses pencernaan, yang membuat Anda tetap kenyang. Makanan ini juga bisa meningkatkan kualitas diet Anda dan di waktu yang bersamaan memenuhi kebutuhan nutrisi serta air," jelas pakar diet Dr Sarah Schenker. Dr Sarah menyarankan untuk memakan sayuran terlebih dahulu sebelum buah. Sebab buah mengandung gula fruktosa yang bisa memicu lonjakan gula darah. Akan lebih baik jika sayuran dan buah dimakan dalam keadaan mentah segar, atau dimasak sebentar saja.

Pemanasan yang terlalu lama dan suhunya tinggi bisa merusak membran sel pada tanaman dan membuat air di dalam makanan tersebut terkuras sebelum masuk ke dalam tubuh. Memasak sayur terlalu lama juga menghilangkan enzim serta nutrisi penting. Saran dari Dr Sarah jika Anda ingin mulai menambah asupan air dengan memperbanyak makan sayur dan buah, sebaiknya lakukan secara perlahan. Jangan mengurangi minum air secara drastis karena tubuh akan 'kaget' dan kesulitan beradaptasi. Akibatnya efeknya justru bisa buruk bagi kesehatan. Biar bagaimanapun, memenuhi kebutuhan air dalam bentuk cairan tetap diperlukan. Setidaknya penuhi kecukupan air Anda melalui konsumsi air dan makanan dengan perbandingan 50:50.


EmoticonEmoticon