Senin, 07 Mei 2018

Ciri - Ciri Penyakit Kista Indung Telur (Kista Ovarium)

ciri - ciri penyakit kista indung telur (kista ovarium)
Bagi seorang wanita, penyakit kista pada bagian sistem reproduksinya menjadi salah satu momok yang ditakutkan, sehingga perlu bagi para wanita untuk mengetahui ciri – ciri dari penyakit kista untuk melakukan deteksi sejak sedini mungkin.

Penyakit kista atau indung telur merupakan salah satu penyakit tebentuk berupa kantung yang di dalamnya berisi cairan dan terbentuk di dalam sistem reproduksi wanita yaitu pada bagian indung telur (ovarium). Dimana penyakit kista indung telur ini berupa jenis kista fungsional indung telur yang sangat berhubungan dengan terjadinya siklus menstruasi seorang wanita, hal ini karena berbagai jensi faktor misalnya seperti faktor hormon dan juga hal ini tidak menjadi hal yang berbahaya. Namun demikian, ada beberapa tipe dari kista indung telur yang tidak apabila tidak ditangani dengan cara yang baik dan tepat dapat menyebabkan terjadinya keganansan pada bagian indung telur atau sering dikenal dengan kanker ovarium.

Setiap wanita pasti memiliki dua buah indung telur (ovarium), dimana yang satu di bagian kanan dan satunya lagi berada di bagian kiri dari rahim. Ovarium sendiri memiliki ukuran sebesar biji kenari dan pada bagian ini merupakan bagian dari sistem reproduksi seorang wanita. Pada indung telur memiliki fungsi untuk menghasilkan sel telur setiao bulannya terhitung mulai dari masa pubertas hingga seseorang mengalami menopause, dan juga pada organ ini mampu memproduksi hormon estrogen dan juga progresteron. Namun fungsi dari indung telur sendiri terkadang mengalami gangguan dan kista merupakan suatu jenis gangguan yang sering terjadi dan dialami oleh wanita.

Berbicara tentang kista indung telur, dimana kista tersebut dibagi ke dalam dua jenis utama, dimana salah satunya adalah berupa kista fungsional. Kista jenis ini dapat muncul sebagai sebagian dari siklus menstruasi. Kista yang tergolong umum terjadi pada seorang wanita merupakan jenis kista yang tidak membahayakan dan mampu hilang dengan sendirinya. Namun untuk jenis kista yang kedua yaitu kista patologis. Berbeda dengan kista fungsional, dimana kista patologis ini mengandung sel yang abnormal di dalamnya, dan pada sebagian kecil kasusnya, sel abnormal tersebut mampu berubah menjadi sel kanker.

Ciri - Ciri Penyakit Kista Indung Telur (Kista Ovarium)

Perlu anda ketahui bahwa penyakit kista indung telur ini banyak dari penderita awal yang tidak mengalami gejala spesifik sehingga penderita sendiri tidak sadar bahwa terdapat kista pada bagian indung telurnya. Hal ini lah yang justru menjadi penyebab deteksi dini penyakit kista indung telur tidak dapat berjalan dengan baik, karena memang banyak kasus dari kista ini justru ditemukan oleh para dokter dan juga tenaga medis lainnya ketika sedang melakukan pemeriksaan pada bagian panggul atau perut seorang wanita untuk keperluan lainnya. Oleh karena itu, perlu anda mengetahui mengenai beberapa ciir – ciri dari penykit kista indung telur yang dapat anda gunakan sebagai alasan utama dalam melakukan deteksi sejak dini.

  • Nyeri Pinggul

Ciri – ciri yang pertama dari penyakit kista indung telur yaitu terjadinya rasa nyeri pada bagian pinggul atau panggul baik itu sebelah kanan atau kiri. Nyeri pada bagian pinggul ini memang terkadang dirasakan tidak teralalu khas pada fase – fase awal timbulnya penyakit kista indung telur dan bahkan bagi beberapa wanita hanya dirasakan sebagai suatu perasaan yang tidak nyaman pada daerah pinggul. Nyeri yang dirasakan memang berbeda dengan ternyadinya nyeri pinggul ketika melakukan hubungan seksual yang lebih menunjukkan adanya infeksi pada bagian sistem reproduksi wanita dan terletak pada bagian panggul. Hal ini juga berbeda ketika wanita merasakan rasa nyeri pinggul karena mengalami menstruasi, yang lebih mengarang laagi pada kelainan yang disebut dengan endometriosis. Oleh karena itu untuk mendeteksi  dan memastika lebih lanjut lagi anda harus memerikasakan diri anda ke dokter kandungan.

Perlu anda ketahui bahwa timbulnya nyeri pada bagian pinggul ini dapat menjadi ciri –ciri penyakit kista indung telur pada fase lanjut. Ukuran kista pada bagian indung telur wanita yang semakin hari bertambah besar akan mengakibatkan organ penting dalam sistem reproduksi wanita juga akan terganggu. Dimana keadaan seperti ini pada dunia kedokteran sering disebut dengan torsio kista. Awalnya memang indung telur yang baru terpelintir akan mengalami munculnya rasa nyeri pada bagian pinggul yang hilang timbul, namun apabila kondisi indung telur yang terpelintir tersebut telah mengakibatkan terjadinya gangguan aliran darah maka akan timbul rasa nyeri yang hebat dan juga mendadak pada bagian pinggul wanita.

  • Perasaan Tertekan pada Perut Bagian Bawah

Ciir – ciri selanjutnya dari penyakit kista indung telur yang mungkin anda keluhkan yaitu adanya sensasi atau perasaan tertekan yang dirasakan secara samar – samar pada daerah panggul atau bagian perut bawah. Bagi sebagain dari wanita yang merasakan perasaan tertekan ini dapat diarrtikan sebagai perasaan penuh yang terasa pada salah satu bagian dari sisi perutnya.

Timbulnya keluhan perut seperti inilah merupakan salah satu tanda bahwa ukuran kista yang tumbuh pada bagian indung telur bagi seorang penderita sudah memasuki ukuran yang yang besar karena kapsul jaringan yang terdapat pada luar dinding indung telur akan ikut meregang dan akan menimbulkan terjadinya keluhan yang serupa.

  • Gangguan Menstruasi

Gangguan menstruasiternyata juga dapat menjadi salah satu ciri –ciri dari penyakit kista indung telur apabila timbulnya kista ini mampu merangsang produksi hormon estrogen dengan jumlah yang berlebihan. Bukan hanya menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi anda setiap bulannya, penderita kista indung telur juga sering mengeluhkan timbulnya bercak – bercak pendarahan atau spotting pada usia dini atau juga pada wanita yang telah mengalami menopause.

  • Mual dan Muntah

Pada beberapa kasus, memang penderita kista indung telur juga akan mengeluhkan rasa mual dna juga muntah serta nyeri pada bagian payudara misalnya saja ketika penderita sedang mengalami hamil. Timbulnya beberapa ciri – ciri penyakit kista ini tidak lain disebabkan karena ketidakseimbangan antara produksi hormon di dalam tubuh penderitanya. Sama halnya ketika seornag wanita yang sedang hamil, dimana produksi dari sejumlah hormon misalnya seperti hormon estrogen akan tiba – tiba mengalami peningkatan, maka respon yang akan diberikan oleh tubuh seorang wanita pun hampir sama yaitu berupa rasa mual, atau ingin muntah dan juga tak jarang yang merasakan nyeri pada bagian payudaranya.

  • Maskulinisasi

Anda mungkin merasa kaget dan bertanya benarkan seorang wanita yang sedang menderita atau mengalami penyakit kista pada bagian indung telur dapat mengalami maskulinisasi atau perubahan abnormal dimana timbul karakteristik seksual laki – laki seorang perempuan ? Namun hal tersebut bisa saja terjadi ketika ada gangguan pada salah satu sel di dalam indung telur yaitu theca cell yang mampu merangsang peningkatan hormon – hormon androgen atau hormon yang dominan berada pada laki – laki dan akan berujung pada maskulinisasi.


EmoticonEmoticon