Bahaya Makanan Siap Saji Bagi Kesehatan


Bahaya Makanan Siap Saji Bagi Kesehatan
Makanan cepat saji atau dikenal juga dengan fast food adalah makanan yang disajikan dalam waktu yang relative cepat. Kita sebagai pelanggan tidak perlu menunggu lama agar makanan siap tersedia di meja makan.

Bagi orang yang super sibuk, makanan cepat saji mungkin bisa menyelesaikan masalah mengenai ‘waktu adalah uang’ bagi orang – orang super sibuk ini. Tetapi satu hal yang harus menjadi pertimbangan adalah, makanan cepat saji ini disinyalir menjadi faktor penyebab berbagai penyakit pada tubuh kita.

Budaya makan makanan cepat saji (fast food) sekarang ini semakin meluas dikalangan masyarakat khususnya di negara Indonesia sekarang ini. Salah satu alasannya seperti sudah di jelaskan di atas yaitu karena rasanya yang enak dan lebih praktis. Sebelum kamu mencobanya, satu hal yang harus kamu pertimbangkan adalah kondisi kesehatanan kamu. Menurut sebuah penelitian makanan cepat saji sangatlah merugikan bagi kesehatan.

Menurut Robert Wood Johnson Foundation, kebanyakan orang meremehkan jumlah kalori yang sedang mereka makan di sebuah restoran makanan cepat saji. Sebuah studi tahun 2013 diterbitkan dalam JAMA Pediatrics menunjukkan bahwa anak-anak dan remaja mengambil lebih banyak kalori dalam makanan cepat saji di restoran daripada di rumah. Makan di sebuah restoran ditambahkan antara 160 sampai 310 kalori per hari.

Baca juga artikel : Bahaya Penyakit Toxoplasma

Sejarah Makanan Siap Saji atau Fast Food

Sejarah fast food sendiri telah ada sejak lama bahkan sebelum namanya menjadi fast food. Sebelumnya fast food dikenal sebagai quick service restoran. Ide restoran cepat saji ini berasal dari budaya romawi kuno, dimana konsep makanan siap saji itu ada selama permainan dan aktivitas budaya. Salah satu fakta sejarah makanan cepat saji yang akan membuat kamu kagum adalah bahwa industri bisnis makanan cepat saji global yang tumbuh sebesar 4,7% pada tahun 2006 dan raja-raja makanan cepat saji seperti McDonald’s memiliki gerai makanan hampir 31.000 berjalan di 126 negara dan 6 benua.

Selain itu, di negara berkembang seperti India, bisnis makanan cepat saji tumbuh pada tingkat yang luar biasa, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 41% per tahun.

Sesuai kronologi sejarah makanan cepat saji, beberapa pelopor yang mengubah bisnis makanan cepat saji dan mendirikan monopoli dalam bisnis ini , dimulai pada awal 1920-an dan 1940-an. Pertumbuhan mereka sangatlah luar biasa, menggurita dimana-mana serta menjadi bagian tak terpisahkan kehidupan manusia modern.

Fast food mengandung banyak lemak, sodium, dan gula yang telah dinyatakan bisa menurunkan kepadatan tulang. Selain itu, fast food juga tidak mengandung nutrisi yang seimbang karena proses memasaknya yang tidak bisa dikontrol. Beberapa jenis fast food kaya akan minyak dan mentega, yang tentunya juga tanpa ada jaminan kebersihan, dan hampir tidak tersedia pilihan fast food dengan kadar lemak yang dikurangi. Di samping itu, fast food juga cenderung hanya mengandung sedikit sayur dan buah.

Bahaya Makanan Cepat Saji untuk Tubuh


  • Menyebabkan Obesitas

Yang pertama dapat menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Selain itu obesitas juga bisa menyebababkan berbagai penyakit lainnya dalam tubuh. Hal ini dikarenakan kandungan gula dan garam yang sangat banyak yang berpotensi untuk meningkatkan berat badan atau obesitas. Kandungan minyak dan bahan pengawet yang terdapat dalam kandungan makanan cepat saji juga membuat tubuh sulit untuk mengurai lemak.

  • Meningkatkan Potensi Terkena Kanker

Salah satu faktor lain yang membuat makanan cepat saji menjadi salah satu menu makanan yang sebaiknya kamu hindari adalah kemampuannya untuk meningkatkan potensi kamu terkena kanker. Makanan cepat saji banyak mengandung penyedap dan lemak-lemak jahat yang tidak baik ketika diserap oleh tubuh kamu. Kandungan-kandungan ini meningkatkan persentase potensi kamu terkena kanker setiap kali kamu menyantap satu porsi makanan cepat saji. Dari kandungan-kandungan ini, potensi kanker yang akan muncul adalah kanker usus besar dan kanker payudara.

Nah potensi ini dapat ditekan jika porsi makanan cepat saji yang kamu konsumsi masih dalam tingkat kewajaran dan masih diimbangi dengan pola hidup yang sehat dengan olahraga dan istrahat yang cukup. Selain itu, makanan cepat saji memang bukan satu-satunya faktor yang dapat meningkatkan potensi kamu terkena kanker. Tapi pontensi terkena kanker ini adalah sebuah variabel yang tidak dapat kamu hitung dengan matematika. Semua orang dapat terkena kanker, siapapun itu. Tapi karena kanker adalah salah satu penyakit pembunuh terbesar di dunia, mungkin lebih bijak jika kamu menghindari semua faktor yang dapat berpotensi mendatangkan penyakit kanker untuk kamu.

  • Meningkatkan resiko diabetes

Diabetes merupakan penyakit serius yang harus mendapatkan penanganan khusus. Penyakit diabetes sendiri dapat dipicu dari makanan cepat saji. Hal ini dikarenakan makanan cepat saji mengandung kalori dan lemak jenuh yang sangat tinggi. Kandungan tersebutlah yang membuat terjadinya resistensi insulin yaitu kondisi dimana sel-sel dalam tubuh tidak dapat memberikan respon insulin yang kemudian berujung pada gagalnya pada penyerapan gula atau glukosa dalam tubuh. Kegagalan dalam penyerapan gula ini akan menyebabkan penumpukan gula didalam darah hingga akhirnya menyebabkan anda terserang penyakit diabetes.

  • Memicu Tekanan Darah Tinggi

Garam dapat membuat masakan menjadi jauh lebih nikmat. Hampir semua makanan fast food mengandung garam yang tinggi. Garam mengandung natrium, ketika kadar natrium dalam darah tinggi dan tidak dapat dikeluarkan oleh ginjal, volume darah meningkat karena natrium bersifat menarik dan menahan air. Peningkatan ini menyebabkan jantung kamu bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh yang menyebabkan tekanan darah tinggi.

  • Kekurangan Gizi

Junk food bisa menyebabkan kekurangan gizi, jika anak-anak hanya makan itu dan tidak mau makanan sehat  yang mengandung nutrisi penting. Makanan sehat dan cemilan harus menyediakan nutrisi penting, seperti vitamin B, magnesium, zat besi, seperti yang bisa didapaty dari makan sereal gandum dan biji-bijian. Kalsium dari susu atau yogurt, lemak sehat dan serat dari kacang-kacangan, sementara vitamin A dan vitamin C bisai diperoleh dari makan buah-buahan dan sayuran segar. Sebaliknya, anak-anak mungkin tidak mendapatkan nutrisi ini ketika hanya makan makanan seperti sarapan sandwich, keripik kentang, permen dan minuman ringan.

  • Penyakit Kardiovaskular

Makanan cepat saji juga seringkali tinggi lemak jenuh, yang sangat meningkatkan kolesterol LDL (koloesterol jahat), sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada anak-anak. Junk food yang pada umumnya kaya lemak jenuh adalah pizza, es krim, daging olahan dan keju full-fat. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung, dan makan makanan yang tinggi natrium menyebabkan tekanan darah tinggi. Anak-anak mungkin berada pada risiko tekanan darah tinggi, ketika sering makan junk food asin seperti keripik kentang, kentang goreng, pretzel, pizza dan burrito.

  • Sistem saraf pusat

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal gizi menunjukkan bahwa makan komersial dipanggang (donat, croissant, bahkan kue serabi, dll) dan makanan cepat saji (pizza, hamburger dan hot dog) yang dikaitkan dengan depresi. Studi menentukan bahwa orang yang makan makanan cepat saji 51 persen lebih mungkin untuk mengembangkan depresi daripada mereka yang makan sedikit tidak ada makanan cepat saji/fast food. Sebuah penelitian menemukan bahwa makanan cepat saji jika dikonsumsi, semakin besar kemungkinan mereka adalah untuk mengembangkan depresi.

Makanan cepat saji juga bisa mempengaruhi sinapsis otak kamu dan molekul yang berkaitan dengan memori dan belajar, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature. Hewan-hewan percobaan menunjukkan efek yang sama. Tikus yang diberi diet stabil dengan lebih dari setengah kalori dari lemak (mirip dengan diet makanan cepat saji) untuk hanya beberapa hari mengalami kesulitan menyelesaikan labirin mereka sebelumnya telah menguasai dalam sebuah studi 2009.


Share on Google Plus

About Arie Tarim

Artikelmanfaat.com adalah sebuah situs blog berisi artikel bermanfaat yang mencakup berbagai tema yang dapat dijadikan sebagai referensi serta informasi

0 komentar:

Posting Komentar