Bahaya Minuman Bersoda Bagi Tubuh


Bahaya Minuman Bersoda Bagi Tubuh
Kamu tentu pernah mengonsumsi minuman bersoda bukan? Nah minuman bersoda ternyata memiliki dampak yang tidak baik bagi kesehatan manusia. Apa saja dampaknya? Artikel kali ini akan menjawabnya.

Di udara dan cuaca yang panas terik di dalam pikiran kita pastinya menganggap minuman bersoda sangat segar untuk diminum. Selain rasanya yang nikmat, sensai minum minuman bersoda juga memberi kesan berbeda dibandingkan minum minuman yang lain. Bahkan ada sebagian orang yang selalu menyediakan minumn bersoda di dalam lemari pendingin di rumah.

Tahukan kamu bahwa minuman bersoda memberi dampak buruk bagi kesehatan kita? Kita semua tahu bahwa minuman bersoda bukanlah pilihan yang bagus untuk kesehatan. Sudah banyak pula diskusi yang membahas mengenai efek negatif minuman bersoda bagi tubuh dan kesehatan. Namun begitu, saat ini minuman bersoda sangat sulit dihindari. Rasanya yang manis dan nikmat membuat minuman ini menjadi pilihan favorit untuk ngumpul, bersantai di depan televisi, atau sekedar menghilangkan dahaga.

Situs Daily Mail, menyebut ada beberapa kandungan dalam minuman soda yang dianggap sangat membahayakan bagi kesehatan. Dan beberapa kandungan tersebut memiliki efek negatif tersendiri bagi kesehatan tubuh.

Baca juga artikel : Bahaya Mengonsumsi Gula Secara Berlebihan

Apa Saja Kandungan yang Terdapat Pada Minuman Bersoda?

  • Kafein
Kandungan yang pertama adalah kafein. Menurut penelitian, satu kaleng soda mengandung 40 mg kafein. Yang artinya bahwa jumlah kafein yang ada hampir sepertiga dari satu cangkir kopi biasa. Meski masih banyak perdebatan mengenai manfaat kafein, namun fakta menunjukkan jika Kafein dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan mempercepat detak jantung. Selain itu, kafein menghentikan proses pencernaan zat besi dari makanan. Jadi orang yang gemar meminum soda kemungkinan besar beresiko mengalami kekurangan zat besi.

  • Asam sitrat
Asam sitrat merupakan salah satu zat utama yang membuat rasa menendang pada soda. Alaminya, zat ini ada pada buah-buahan seperti jeruk dan lemon. Kendati demikian, konsumsi asam sitrat berlebih dapat membuat korosi pada gigi. Dalam kasus yang ekstrim, korosi ini dapat menyebabkan gigi mudah patah.

  • Gula
Menurut para dokter, ancaman terbesar dari minuman soda adalah kadar gulanya yang sangat tinggi. Besarnya kandungan itu tentu saja menyebabkan seseorang rentan mengidap obesitas. Jika sudah begitu, mereka juga akan semakin mudah terkena penyakit diabeter tipe 2, sakit jantung dan terserang stroke. Penelitian lain juga menemukan bahwa konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan depresi, gangguan ingatan dan gigi yang mudah rapuh.

  • Zat Pewarna
Warna yang ada dalam minuman seperti Coca-cola, Pepsi atau minuman sejenis lainnya berasal dari zat yang disebut dengan methylimidazole (4-MI). Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di California, konsumsi zat 4-MI secara berlebihan dan terus menerus dapat memicu kanker. Bahayanya, teryata dalam satu kaleng soda terkandung hampir 140 mcg zat 4-MI. Hal ini membuat Dinas Kesehatan di AS memaksa Coca-cola dan Pepsi memangkas kadar zat yang digunakan.

Apa Saja Bahaya Minuman Bersoda bagi Kesehatan Manusia?

  • Salah satu faktor penyebab diabetes tipe 2
Di dalam satu kaleng minuman bersoda terkandung pemanis yang setara dengan 10 sendok teh gula. Total gula yang terkandung di dalam soda, khususnya yang berbentuk cair, dapat membuat gula darah meningkat dan menyebabkan reaksi insulin dalam tubuh. Jika terus menerus dikonsumi maka seiring berjalannya waktu dapat menyebabkan diabetes atau resistensi insulin.

  • Membahayakan ginjal 
Penelitian yang dilakukan di negara Amerika Serikat mengenai bahaya tersebut terhadap 3256. Mereka rutin mengkonsumsi minuman bersoda minimal 2 kali sehari. Hasilnya, sebanyak 30% responden mengalami kerusakan ginjal dan penurunan fungsinya.

Menurut para ahli, hal ini terkait dengan kandungan minuman bersoda, yakni pemanis buatan, pewarna buatan, kafein, dan asam fosfat.

  • Meningkatkan Risiko Obesitas
Minuman bersoda kaya akan kalori. Kalori yang masuk ke dalam tubuh bisa meningkatkan risiko obesitas. Tak hanya bagi orang yang sudah dewasa, anak-anak bisa menderita obesitas.

Di Amerika Serikat, tingkat obesitas pada anak-anak sangatlah tinggi. Salah satu penyebabnya adalah minuman bersoda. Anak-anak di Amerika Serikat mengkonsumsi minuman bersoda layaknya meminum air putih. Setelah makan, mereka pasti minum minuman bersoda. Hasilnya, mereka banyak yang menderita obesitas.

Ingat, obesitas merupakan salah satu pemicu dari munculnya penyakit-penyakit lain. Di antaranya diabetes, stroke, kerusakan jantung koroner, dan berbagai penyakit serius lainnya.

  • Penyakit jantung
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2007 dalam jurnal Circulation dari American Heart Association, orang yang minum soda setiap hari selama empat tahun memiliki risiko 25 persen lebih besar mengalami peningkatan kadar gula darah dan 32 persen lebih mungkin mendapatkan kolesterol baik, Studi Nurses Health juga menemukan bahwa perempuan yang minum lebih dari dua minuman manis per harinya memiliki risiko 40 persen lebih tinggi mengalami serangan jantung atau kematian akibat penyakit jantung jika dibandingkan dengan perempuan yang jarang minum minuman manis.

Sebuah Riset di Universitas Harvard menemukan bahwa menenggak 12-ounce (350 ml) minuman berpemanis setiap hari meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 29 persen. Bahkan penelitian yang baru saja dirilis University of Sydney menemukan bahwa anak yang minum setidaknya satu jenis minuman ringan setiap hari berisiko mengalami penyempitan arteri di bagian belakang mata, yang mengarah pada peningkatan risiko hipertensi dan penyakit jantung.

  • Meningkatkan produksi urin
Efek negatif dari minuman bersoda untuk pencernaan mineral dalam tubuh adalah meningkatkan produksi urin di mana dapat membuat kita mengalami dehidrasi. Mineral yang harusnya diserap oleh tubuh malah diolah menjadi urin dan mau tidak mau harus dikeluarkan dari tubuh. Maka dari itu untuk menghilangkan haus, janganlah minum minuman bersoda karena malah akan memberi efek haus yang lebih.

  • Memicu depresi
Baru-baru ini sebuah studi yang di presentasikan di American Academy of Neurology menemukan fakta bahwa mereka yang minum soda lebih dari empat gelas atau kaleng soda setiap harinya lebih mungkin mengalami depresi klinis sebesar 30% dibandingkan mereka yang menghindarinya.

  • Meningkatkan Risiko Kanker Pankreas
Dalam suatu penelitian di Amerika Serikat, kandungan minuman bersoda dipercaya sebagai salah satu pemicu timbulnya kanker pankreas. Dalam penelitian tersebut, 87% responden yang minimal mengkonsumsi minuman bersoda 2 kali sehari mengalami peningkatan risiko kanker pankreas.
Penelitian dilakukan terhadap 60524 responden (pengonsumsi minuman bersoda) selama 14 tahun. Hasilnya, sebanyak 87% mengalami risiko kanker pankreas yang terlihat melalui gejala-gejalanya.

  • Risiko Terkena Masalah Paru
Para ilmuwan di Australia Universitas Adelaide mewawancarai lebih dari 16.000 orang selama dua tahun dan menemukan hubungan antara konsumsi minuman ringan dan asma serta penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Semakin sering seseorang mengonsumsi minuman ringan, semakin besar kemungkinan mereka menderita asma atau PPOK.

  • Kerusakan gigi
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kandungan asam fosfat pada minuman bersoda mampu menghambat penyerapan kalsium tubuh, termasuk oleh organ gigi. Selain pertumbuhannya yang terganggu, kandungan glukosa, sukrosa, dan fruktosa di dalam minuman bersoda  juga membuat gigi lebih rentan terkena karies (karang gigi).

  • Kecacatan dan kematian pada janin bagi ibu hamil
Ibu yang sedang hamil bila mengkonsumsi minuman bersoda dapat membuat adana kemungkinan janin mengalami kecacatan. Tetapi yang paling parah adalah janin dapat saja mati akibat ibu yang gemar meminum minuman bersoda. Maka dari iu untuk ibu hamil dan menyusui wajib untuk tidak mengkonsumsi minuman bersoda.

  • Tidak mengandung nilai gizi
Tidak hanya memiliki banyak efek berbahaya, ternyata soda juga sama sekali tidak memiliki nilai gizi di dalamnya. Soda adalah zat alami yang merugikan tubuh karena kadar gula, natrium dan kafein yang tinggi dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan dehidrasi kronis.


Share on Google Plus

About Arie Tarim

Artikelmanfaat.com adalah sebuah situs blog berisi artikel bermanfaat yang mencakup berbagai tema yang dapat dijadikan sebagai referensi serta informasi

0 komentar:

Posting Komentar