Bahaya Memakai High Heels Terlalu Sering


Bahaya Memakai High Heels Terlalu Sering
Bahaya memakai high heels yang sering kali tidak diperhatikan oleh para wanita dan juga cara mencegah untuk meminimalkan bahaya penggunaan sepatu high heels.

Sepatu merupakan perubahan bentuk dari alas kaki sandal yang ditemukan sekitar 9000 tahun yang lalu yang digunakan untuk melindungi kaki dari duri, serpihan salju, dan benda – benda yang membahayakan lainnya.

Menggunakan sepatu hak tinggi atau hight heels merupakan keperluan yang tidak dapat dipisahkan untuk sebagian wanita. Delapan dari sepuluh wanita merasa tampil percaya diri dengan menggunakan sepatu hak tinggi. Dengan menggunakan sepatu high heels dapat membuat kaki kamu terlihat jenjang dan cantik.

Namun tahukah kamu bahwa ternyata aksesoris tubuh yang satu ini akan menimbulkan pengaruh yang negatif jika kamu tidak dapat menempatkan pada waktu yang tepat. Sepatu High Heels akan mengakibatkan tekanan yang tinggi pada permukaan telapak kaki kamu sehingga akan memicu metatarsalgia yaitu kondisi sakit yang parah atau kram yang ditimbulkan oleh bagian anterior tulang telapak, biasanya anda akan mengalami nyeri pada bagian tumit dan mata kaki. Penggunaan sepatu high heels dalam waktu yang sering dapat menimpulkan masalah pada kaki kamu.

Dikutip dari Ezine Articles, sebuah studi di Australia menyebutkan adanya bahaya yang disebabkan menggunakan high heels. Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti asal Australia ini melibatkan dua kelompok perempuan yang menggunakan high heels dan tidak dalam kurun waktu 2 tahun. Hasilnya cukup mengejutkan, yakni pemakai high heels ditunjukkan adanya perbedaan otot pada bagian betis. Hal ini disebabkan otot betis berkontraksi dan menyesuaikan sudut dari high heels. Akibatnya, otot menjadi lebih pendek dan tegang. Hasil ini berbeda dengan wanita yang jarang menggunakan high heels.

Baca juga artikel : Cara memanjangkan Rambut Dengan Cepat dan Alami

Bahaya Menggunakan Sepatu High Heels

Berikut ini masalah yang mungkin timbul ketika kamu sudah sering menggunakan sepatu high heels dalam segala aktivitas sehari-hari :

  • Otot Tubuh Mengecil

Tubuh yang tidak seimbang yang dihasilkan dari penggunaan sepatu high heels dalam periode yang cukup lama, sehingga akan memicu masalah pada otot-otot tubuh kamu. Otot-otot akan mengecil bahkan penelitian menemukan penggunaan sepatu hak tinggi dalam kegiatan sehari-hari akan memperpendek otot kaki kamu. Hal ini disebabkan karena sepatu high heels mendorong kamu untuk berjalan jinjit.

  • Keselo dan Patah Tulang Saat Berjalan

Adanya ketidakseimbangan tubuh saat memakai sepatu high heels meningkatkan kerentanan terjadinya cedera, keseleo, bahkan patah tulang pada saat jatuh ketika berjalan menggunakan sepatu high heels. Hal ini biasanya terjadi pada orang yang belum terbiasa menggunakan sepatu high heels. Maka, berjalanlah dengan hati – hati saat menggunakan sepatu high heels. Khususnya, apabila kaki sudah mulai terasa lemah setelah berjalan, maka sebaiknya segera beristirahat dan lakukan pemijatan lembut pada kaki.

  • Bunions

Bunions adalah kondisi ketika terdapat benjolan abnormal tulang di pangkal jempol kaki. Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons, penyakit ini seringkali terjadi pada wanita dan disebabkan karena sepatu yang sempit dan berhak tinggi. Selain itu pemakaian sepatu berhak tinggi dapat meningkatkan resiko radang pada ibu jari, kerusakan tulang telapak kaki, dan meningkatkan resiko jari yang melengkung. Karena hak yang terlalu tinggi ini membuat kaki merosot ke bagian depan sepatu karena beban tubuh tertumpu pada jari-jari kaki. Jadi Bunions ini menimbulkan rasa luar biasa sakit pada penderitanya dan biasanya hanya bisa diobati melalui operasi.

  • Osteoarhritis

Osteoarhritis adalah gangguan serius pada persendian tulang. Ditandai dengan rasa nyeri dan kaku pada persendian lutut dan tulang panggul. Untuk kasus yang lebih parah, rasa nyeri dapat menjalar hingga ke paha dan tulang belakang. Bila dibiarkan, gejala seperti ini dapat menimbulkan radang yang cukup serius. Penyebab utamanya adalah penggunaan sepatu high heels yang terlalu tinggi dan terlalu sering. Mereka yang beresiko besar terkena Osteoarhitis adalah wanita yang kerap menggunakan sepatu dengan ketinggian tumit melebihi 5 sentimeter.

  • Postur

Ketika menggunakan high heels, pinggul miring ke depan, dan menambah kelengkungan pada tulang belakang. Tulang belakang akan tertarik ke belakang untuk mengoreksi keseimbangan, dan hal ini dapat menyebabkan pemampatan pada punggung bagian bawah. High heels mendorong pusat massa pada tubuh ke depan, membuat pinggul dan tulang belakang tidak lagi sejajar. Dari samping, tubuh akan terlihat melengkung.

  • Achilles tendinitis

Tendon Achilles pada kaki memendek ketika kamu mengenakan sepatu hak tinggi. Sehingga pemakaian hak tinggi terus-menerus dan dalam jangka panjang dapat mengakibatkan penyakit Achilles tendinitis. Kondisi ini terjadi karena peradangan pada tendon Achilles atau jaringan ikat yang menghubungkan otot betis di kaki bawah bagian belakang ke tulang tumit. Selain otot betis yang terasa menegang saat meregangkan kaki, penyakit ini ditandai dengan nyeri dan bengkak pada tumit ketika kamu berjalan.

  • Varises pada kaki

Sudah jadi hal yang lumrah bila melihat betis, kaki, serta tumit belakang pengguna sejati high heels ‘dihiasi’ dengan urat-urat menonjol berwarna hijau kebiruan. Urat-urat yang menonjol tersebut dinamakan varises. Mungkin kamu berpikir bahwa varises hanya akan mengganggu keindahan penampilan kaki saja dan bisa diatasi dengan menggunakan stocking. Kenyataannya, varises bukan saja membuat kaki kamu tanpak kurang mulus, tapi juga membuat kamu menderita kesakitan saat varises tersebut menegang.

  • Gangguan kesehatan pada ibu hamil

Pada ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengurangi pemakaian high heels, jika profesi sobat mewajibkan mengenakan sepatu high heels, usahakan agar heels tidak lebih dari 5 cm. Penggunaan high heels pada ibu hamil dapat menyebabkan ketegangan pada punggung yang memicu sakit punggung. Selain itu penggunaan high heels dapat mempengarungi cara jalan sobat karena bertambahnya berat badan dan dikhawatirkan meempengaruhi jalan lahir atau panggul sobat.

  • Sakit Punggung

Saat hamil, sendi tulang punggung menjadi lebih lunak karena meningkatnya hormon relaxin yang dihasilkan dari indung telur. Sendi tulang punggung yang lunak akan mudah melonggar bahkan rusak. Kondisi ini akan lebih parah jika ditambahkan dengan kebiasaan mengenakan sepatu hak tinggi yang secara nyata dapat mengubah postur tubuh dan memberikan ketegangan pada daerah punggung.

  • Metatarsalgia

Ini adalah jenis peradangan yang menyakitkan, terjadi pada bola mata kaki sebagai akibat dari tekanan berulang pada tulang metatarsal, yang merupakan tulang yang terletak di antara jari-jari kaki dan lengkungan kaki.

  • Mengganggu Keseimbangan

Peningkatan berat badan serta membesarnya perut ketika hamil dapat mengubah titik pusat berat badan. Berubahnya titik pusat berat badan akan mengakibatkan penurunan kemampuan menyeimbangkan diri ketika berjalan. Pemakaian hak tinggi akan meningkatkan resiko terjatuh.

  • Kaki Bengkak

Pemakaian sepatu hak tinggi saat hamil mengakibatkan kaki menahan beban ekstra sehingga berujung pada kaki yang bengkak.

  • Siatika

Pertambahan beban pada jari-jari kaki membuat tubuh kamu condong ke depan saat berdiri dan berjalan. Akibatnya, terjadi tekanan berlebihan pada lutut, pinggul, dan punggung bagian bawah. Perubahan postur itulah yang  menyebabkan siatika, yaitu kondisi saat saraf terjepit dan menyebabkan nyeri, serta mati rasa hingga pada kaki bagian bawah.

Bagaimana Solusinya?

Berikut ini merupakan solusi yang tepat untuk kamu :

  1. Pastikan kamu memiliki beberapa jenis sepatu dan pakailah high heels hanya pada momen-momen tertentu saja.
  2. Pilihlah high heels di bawah 1 inchi agar lebih aman dan nyaman di kaki.
  3. Saat berada di luar momen penting, kenakan flat shoes atau sandal agar kaki dapat lebih relaks dan beristirahat.
  4. Lakukan terapi pada kaki, hal ini bisa dilakukan dengan berjalan di atas batu-batuan bulat atau diatas pasir pantai yang hangat.
  5. Pijat dengan rutin kaki kamu agar peredaran darahnya menjadi lebih lancar.



Share on Google Plus

About Arie Tarim

Artikelmanfaat.com adalah sebuah situs blog berisi artikel bermanfaat yang mencakup berbagai tema yang dapat dijadikan sebagai referensi serta informasi

0 komentar:

Posting Komentar