Penyebab dan Cara Mengatasi Bau Badan


Penyebab dan Cara Mengatasi Bau Badan
Setiap orang memiliki bau badan alami yang dihasilkan oleh masing-masing hormon dalam tubuh.

Akan tetapi bau badan bisa jadi menyengat dan mengganggu hidung serta pernapasan orang-orang di sekitarmu karena beberapa faktor yang nggak kamu ketahui. Kalau sudah begitu, kamu bisa bisa menerima perlakuan yang membuatmu nggak nyaman. Misalnya dikucilkan, dijauhi, hingga dicap sebagai "Si bau badan".

Bau badan adalah bau tidak sedap yang berasal dari lepitan ketiak. Penyebab bau badan menurut ranah medis dikarenakan terdapatnya bakteri atau kuman meski presentasenya hanya 1%. Bakteri tersebut akan memecahkan protein sehingga menjadi asam yang memiliki bau tidak sedap.

Baca juga artikel : Manfaat Buah Salak Bagi Kesehatan

Apa Saja Penyebab Bau Badan?


  • Mengkonsumsi Alkohol

Penyebab yang pertama adalah karena kamu mengonsumsi alkohol. Sebagian besar alkohol yang sudah kamu minum akan diproses oleh bagian tubuh yang bernama hati, tetapi ada sekitar 10 % kandungan Alkohol yang akan dikeluarkan dengan kelenjar keringat, nafas dan serta urin. Oleh karena itu, untuk kamu yang sering mengkonsumsi alkohol, hal ini akan dapat menyebabkan tubuh kamu mudah sekali mengeluarkan keringat dan memiliki bau badan yang tak sedap/menyengat.

  • Stres

Percaya atau tidak, ada berbagai jenis keringat, dan senyawa kimia yang berbicara. Dan keringat yang bau biasanya karena stres. Ini karena keringat dihasilkan kelenjar keringat yang disebut kelenjar apokrin. Kelenjar apokrin ini menghasilkan keringat yang kurang berair, dan bakteri dari lemak dan protein yang bercampur. Menurut Mayo Clinic, inilah yang membuat bau. Sementara menurut YouBeauty, keringat dari latihan atau terlalu panas di luar sebagian besar terdiri dari air dan elektrolit.

  • Kesalahan Konsumsi Makanan

Penyebab bau badan yang berlebihan ke enam adalah Terlalu Banyak Mengonsumsi Makanan berbau tajam, pedas serta daging yang berwarna merah, bawang putih dan lain sebagainya. Hal ini karena hasil dari makanan tersebut akan keluar juga lewat keringat tentu timbullah bau tidak sedap tersebut, perlu kamu ketahui makanan bukan hanya dikeluarkan melalui urin dan feses, melainkan bisa juga lewat keringat.

  • Jarang ganti pakaian dalam

Saking favoritnya kamu dengan pakaian dalam, membuatmu untuk mengenakannya sepanjang hari, bahkan beberapa hari. Jika kamu mengalami hal tersebut, hati-hati. Tanpa disadari, hal tersebut bisa menyebabkan bau badan yang nggak sedap. Bau keringat bisa jadi parah ketika kamu terkena kain. Bagi perempuaan, sebaiknya jangan sampai kamu mengendapkan bra di tubuh hanya karena barang tersebut adalah favoritmu.

  • Kelainan genetik

Orang-orang tertentu secara genetik cenderung memiliki bau tubuh yang kuat. Sebuah kelainan genetik langka yang disebut trimetilaminuria (atau “sindrom bau amis”), menyebabkan seseorang memiliki bau amis di napas, keringat dan urinnya. Sindrom ini disebabkan oleh cacat pada enzim yang memecah trimetil-amina, produk sampingan dari pencernaan protein yang dikeluarkan oleh bakteri yang ada dalam usus.

  • Bawang putih.

Bawang putih memang memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh kita, namun disisi lain bawang putih juga bisa mengakibatkan bau badan dan bau mulut kamu kurang sedap, dan ini sudah terbukti baik secara langsung maupun secara ilmiah. Oleh karenanya jika kamu memiliki masalah bau badan usahakan hindari dan kurangi bawang putih.

  • Kaki juga berbau

Sama saja yang terjadi dengan bakteri pada keringat di kaki kamu. Karena kaki kamu tersimpan di tempat gelap, hangat, dan lembab, bisa memelihara bakteri, terutama jika kamu memakai kaus kaki.
Sekitar 10 sampai 15 persen orang memiliki keringat berlebih di kakinya karena genetik. Kelembaban di kaki yang menjadikan bakteri jenis tertentu seperti Micrococcus sedentarius, yang menimbulkan bau belerang.

  • Kurangnya Perawatan Pada Tubuh

Penyebab lainnya karena kurangnya perawatan untuk tubuh, jagalah kebersihan tubuh kamu, jika tubuh saja tidak bersih bagaimana mungkin bau badan menjauh dari kamu?

  • Pola Hidup Yang Salah

Jarang mandi, sering menggunakan pakaian berbahan tebal dalam waktu cukup lama, tidak mengganti pakaian jeans dalam waktu yang lama, dan penyebab serupa lainnya pun dapat menimbulkan bau badan yang berlebihan.

  • Diabetes

Bila diabetes tak diobati, mungkin kamu akan mengalami yang disebut ketoasidosis diabetikum.
Tanpa cukup insulin, tubuh mulai memecah lemak untuk bahan bakar, yang menyebabkan terbentuknya keton dalam tubuh. Menurut MayoClinic, penumpukan tersebut bisa menghasilkan bau badan dan mungkin tanda kamu perlu ke dokter.

Beberapa orang juga melaporkan perubahan serupa dalam bau badan ketika beralih dari diet berat daging-dagingan ke rendah karbohidrat. Diet rendah karbohidrat diketahui membuat napas berbau.

  • Asam propanoat atau asam propionat

Asam propanoat atau asam propionat ini adalah hasil dari uraian keringat oleh propionibacteria (salah satu bakteri yang berkembang biak di saluran kelenjar sebasea manusia saat manusia di usia remaja.

  • Asam isovalerik

Asam isovalerik adalah asam yang dihasilkan oleh bakteri staphylococcus epidermis dimana akan menyebabkan bau badan persis seperti keju.

Tips Mengilangkan Bau Badan

Berikut ini merupakan beberapa cara menghilangkan bau badan dengan cepat yang diharapkan dapat membantu mengatasi kendala yang sedang kamu hadapi, diantaranya :

  • Mandi dua kali sehari

Mandi adalah hal paling utama yang harus kamu lakukan jika kamu ingin bau badan benar-benar menghilang. Dengan mandi, maka semua keringat atau bakteri yang menempel di tubuh kamu akan hilang, sehingga tubuh kamu menjadi bersih dan segar lagi. Dengan mandi setidaknya dua kali sehari, lama kelamaan bau badan pasti hilang.

  • Gunakan deodorant atau antiperspirant

Tips yang kedua adalah gunakan deodorant atau antipersirant. Nah produk ini telah menjadi pilihan produk untuk mengurus masalah dengan keringat. Meskipun terkesan sama, sebetulnya fungsi dari kedua produk berbeda. Banyak konsumen yang tidak sadar dan bahkan tidak tahu sebetulnya produk yang sedang digunakan benar-benar membantu atau tidak.

Deodorant digunakan untuk mencegah bau badan, namun tidak bisa membantu mengurangi keluarnya keringat. Sementara antiperspirant lebih merupakan produk untuk menghambat keringat keluar berlebih. Nah jika kamu ingin memilih salah satu, disarankan untuk menggunakan deodorant saja. Kalau antiperspirant mempunyai risiko tinggi terhadap peradangan kulit dan memperburuk kondisi seperti timbul masalah biang keringat.

  • Mengontrol Konsumsi Makanan

Tips yang ketiga adalah dengan mengontrol dalam mengonsumsi makanan. Caranya cukup simpel yaitu dengan mengurangi konsumsi makanan penyebab bau badan dan rajin mengkonsumsi makanan penghilang bau badan. Meski simpel, sayangnya banyak diantara kita yang kurang sabar dan tidak konsisten sehingga gagal dalam upaya mengatasi bau tak sedap di badan tersebut. Namanya juga mengontrol konsumsi makanan, jadi tersirat makna sebuah proses didalamnya.

Satu hal yang perlu digaris bawahi adalah, bahwa mengatasi bau badan perlu konsistensi. Tetaplah rajin mengkonsumsi makanan yang bisa menghilangkan bau badan sambil pada saat yang sama megurangi makanan yang bisa menyebabkan bau badan. Jangan selang-seling seperti iklim pancaroba, hari ini matahari bersinar sampai panas terik, tapi besok hujan deras.

  • Daun sirih

Cara menghilangkan bau badan dengan daun sirih Sebetulnya ini merupakan cara mencegah bau badan, namun kebanyakan orang juga telah mencoba dan berhasil dalam upaya menghilangkan bau badan dengan daun sirih.

Nah jika kamu tertarik mencoba satu metode alami ini, ikuti prosedur berikut:

  1. Petik beberapa lembar daun sirih, bersihkan dan tumbuk halus
  2. Gosok tumbukan daun sirih pada kulit ketiak kamu sebelum mandi, kemudian diamkan 10 menit
  3. Bilaslah dengan air sampai bersih.



Share on Google Plus

About Arie Tarim

Artikelmanfaat.com adalah sebuah situs blog berisi artikel bermanfaat yang mencakup berbagai tema yang dapat dijadikan sebagai referensi serta informasi

0 komentar:

Posting Komentar