Tips Jitu Wawancara Kerja


Tips Jitu Wawancara Kerja
Wawancara kerja adalah tahapan yang harus dilalui oleh mereka yang sedang mencari pekerjaan atau mendapatkan pekerjaan baru. Tak heran, tahapan ini sering membuat deg-degan atau stres bagi mereka yang akan menghadapinya. Apakah kamu salah satu dari mereka?

Salah satu strategi menghadapi wawancara kerja apa pun adalah mempelajari contoh-contoh pertanyaan wawancara kerja. Dengan mempelajarinya, kamu mendapat gambaran seperti apa pertanyaan saat wawancara kerja dan membuat jawaban yang sesuai dengan pengalaman dan pendidikan kamu.

Pewawancara akan berusaha menyelipkan jenis pertanyaan ini untuk tujuan tertentu, misalnya untuk mengetahui bagaimana karakter kamu yang sebenarnya dan apakah kamu orang yang tepat untuk sebuah posisi di perusahaan tersebut.

Apabila kamu termasuk orang yang tenang, kamu tidak akan terjebak dengan pertanyaan macam ini. Sayangnya, tidak semua orang dapat mengontrol diri dan bersikap tenang menghadapi wawancara kerja.

Baca juga artikel : Penyebab, Gejala dan Makanan yang Dapat Menghilangkan Mata Minus

Tips Wawancara Kerja

Berikut ini merupakan tips wawancara kerja yang jitu supaya kamu dapat diterima di tempat kerja yang kamu impikan selama ini. Selamat mencoba!
  • “ Tolong Jelaskan Tentang Diri anda!”
Pertanyaan pertama yang sering diajukan oleh pewawancara dari pihak HRD adalah, “tolong jelaskan tentang diri Anda?” Jika kamu mendapatkan pertanyaan seperti ini, maka kamu harus bisa menjawabnya dengan ringkas dan pada intinya. Jelaskan tentang apa yang bisa kamu tawarkan dari diri kamu. Pada pertanyaan yang satu ini, si pewawancara ingin mengetahui berapa lama pengalaman kamu, jenis perusahaan, dan hal yang pernah dikerjakan di perusahaan lama. Jangan lupa juga untuk bisa menghubungkan pekerjaan kamu di perusahaan lama kamu dengan passion atau kesukaan dan hobi yang sesuai dengan pekerjaan tersebut. Dari jawaban ini, HRD biasanya akan mampu mengetahui pengetahuan kamu, watak kepribadian dan kemampuan kamu.

Contoh jawaban yang baik dari pertanyaan ini adalah:
"saya pernah bekerja di bidang social media marketing selama 2 tahun. Dalam pekerjaan terakhir, saya memimpin divisi ini dengan tim sebanyak 4 orang. Saya sendiri memiliki kemampuan komunikasi pemasaran digital yang sangat baik dan kemampuan antarpersonal, dan itulah yang memungkinkan saya bekerja dibidang social media marketing ini".

  • Perlihatkan kalau kamu memiliki PD (Percaya Diri) yang tinggi
Untuk sekarang ini kemampuan seperti ini yang paling diutamakan oleh perusahaan terutama yang nantinya bidangnya akan bersinggungan dengan banyak orang, seperti marketing, teller, costumer service, public relation, karyawan STAN, Hotel, administrasi dan sebagainya. Jika satu modal ini tidak dimiliki maka besar kemungkinan bahwa anda akan sulit lolos tahapan tes masuk kerja interview ini.
Percaya diri dalam hal ini sebenarnya bukan hanya untuk tujuan agar komunikasi dengan orang lain lebih baik dan berjalan lancar tapi juga mengenai kemampuan menyelesaikan setiap tugas kerja yang dibebankan pada si karyawan, semkan PD maka akan semakin merasa bisa menuntaskan semua tugas yang diberikan, dan bahkan seseorang dengan karakter demikian jauh lebih cepat mempelajari hal-hal baru yang mana inilah yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Sebaliknya, jika seseorang kurang percaya diri maka ia akan sulit melakukan komunikasi dengan orang lain dan tentunya akan banyak pekerjaan yang terbengkalai karenanya. Belum lagi soal deadline dan target yang dibebankan, bila ia kurang memiliki ‘self confidence’ yang baik sudah pasti dia akan selalu pesimis dalam segala hal dan kemungkinan yang ia hadapi.

  • "Apa yang Anda Ketahui Tentang Perusahaan Kami?"
Pertanyaan ini juga lumayan sering diberikan saat tes wawancara. Jadi, sangat penting untuk melakukan background checking pada perusahaan yang kamu lamar. Informasi bisa didapatkan melalui internet, situs web perusahaan, dan lain sebagainya. Jawablah pertanyaan ini dengan kesan memuji, jangan mengungkapkan kejelekan perusahaan pada saat kamu menjawab pertanyaan.

  • "Bagaimana Anda mendeskripsikan diri Anda dalam 3 kata?"
Pertanyaan jenis ini ditujukan untuk mengetahui karakter kamu. Waktu wawancara yang singkat tidak bisa kamu habiskan untuk menceritakan diri kamu panjang lebar. Dengan 3 kata yang mendeskripsikan diri kamu, pewawancara telah memiliki bayangan siapa diri kamu dan bagaimana kamu menilai diri sendiri.

Pilihlah 3 kata yang menjadi unggulan kamu dan berhubungan dengan pekerjaan yang sedang kamu lamar. Jika kamu melamar posisi sebagai web designer, sebutkan karakter yang berhubungan dengan pekerjaan seperti kreatif, responsif dan lain sebagainya. Namun, jangan menyebutkan kata kreatif apabila kamu melamar pekerjaan sebagai akuntan.

Selain karakter yang berhubungan dengan pekerjaan, kamu perlu menyebutkan karakter positif lainnya yang memang kamu miliki, misalnya jujur, pekerja keras, antusias, berdedikasi tinggi dan lain sebagainya.

  • "Hal apa yang paling membanggakan dalam karier Anda?"
Ketika pewawancara memberikan kamu pertanyaan ini, mereka ingin mengetahui apa yang kamu benar-benar minati dan perasaan positif kamu terhadap pekerjaan. Mendeskripsikan tentang proyek yang kamu banggakan menunjukkan bagaimana kamu menyelesaikan sebuah pekerjaan.
Namun, kamu harus perhatikan bahwa tidak semua proyek membanggakan harus diceritakan. Pilihlah hal membanggakan yang berhubungan dengan pekerjaan yang sedang kamu lamar. Tunjukkan bahwa keterampilan terbaik kamu dapat pula menjadi kontribusi yang baik untuk perusahaan saat kamu menjadi karyawan.

  • “Mengapa Anda meninggalkan/berniat meninggalkan pekerjaan terakhir Anda?”
Pertanyaan diatas memang sangat membingungkan bagi kebanyakan pelamar kerja. Jika kamu mendapatkan pertanyaan ini maka kamu harus menjawabnya dengan nada yang mantap, tanpa keraguan dan yang paling penting tanpa kebohongan. Jadi jika kamu memang mendapati perusahaan lama yang kurang menghargai pekerjaan kamu maka katakan saja demikian. Namun dalam kasus ini jangan memojokkan satu pihak dengan menyalahkan mereka dan seolah-olah kamu yang paling benar.

  •  “Apa sajakah kelebihan dan kekurangan yang Anda miliki?”
Pertanyaan selanjutnya adalah “Apa sajakah kelebihan dan kekurangan yang Anda memiliki?”, Pertanyaan ini sebenarnya menunjukkan kedalaman dari sifat dan karakter seseorang. Jangan terlalu percaya diri saat menceritakan kelebihanmu sehingga terkesan berlebihan. Jangan pula berkata bahwa kamu tidak memiliki kelemahan. Pertanyaan ini diajukan untuk menilai pengetahuanmu terhadap dirimu sendiri. Jujurlah dalam menceritakan kelemahanmu dan sertakan kiat-kiatmu dalam mengatasinya.

  • "Kenapa kami harus mempekerjakan Anda?"
Pertanyaan terakhir adalah “kenapa kami harus mempekerjakan anda?”, sebenarnya pertanyaan ini sangat menjebak. Kamu harus berhati-hati dengan pertanyaan yang ini juga. Umumnya pelamar akan menjawab dengan kelebihan dan kemampuan yang dimilikinya. Bahan terkadang tak jarang ada beberapa pelamar yang melebih-lebihkan skill dan kemampuan yang dimilikinya dihadapan pewawancara.

Kamu memang sah-sah saja menyatakan kelebihan, kemampuan dan prestasi kamu dihadapan HRD. Tapi satu hal yang perlu kamu ingat kamu tidak boleh terlalu over (berlebihan). Kenapa? Hal ini dikarenakan tim HRD yang biasanya didominasi oleh orang-orang dari jurusan psikologi sangat mengetahui karakter seseorang jika ia menyatakan sesuatu yang over. Satu hal lagi yang perlu diwaspadai dan bisa menjadi bumerang buat para pelamar adalah menyatakan kelebihannya dengan merendahkan kemampuan orang lain. Jika hal ini kamu, lakukan bersiaplah untuk dicoret dan melenggang dengan sebuah penolakan.


Share on Google Plus

About Arie Tarim

Artikelmanfaat.com adalah sebuah situs blog berisi artikel bermanfaat yang mencakup berbagai tema yang dapat dijadikan sebagai referensi serta informasi

0 komentar:

Posting Komentar