Sejuta Manfaat Buah Pepaya


Sejuta Manfaat Buah Pepaya
Pepaya adalah salah satu buah favorit orang Indonesia. Selain rasanya yang enak, pepaya ternyata memiliki sejuta manfaat yang berguna bagi tubuh kita. Apa saja manfaatnya? Nah, artikel kali ini akan membahas tentang manfaat pepaya bagi kesehatan manusia.

Pepaya adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. Sunpride sendiri memiliki beberapa jenis pepaya, yaitu Pepaya Hawaii (Bentuknya agak bulat atau bulat panjang, kulit berwarna kuning cerah saat matang, daging buahnya agak tebal & berwarna kuning) dan Pepaya California (Daging buah tebal dan kenyal, buah tidak terlalu besar dgn rasa yg manis).

Pepaya juga mempunyai banyak kandungan gizi yang terdapat didalamnya. Diantaranya yaitu mengandung Vitamin C, Vitamin A, Fiber, Serat, Folat, Vitamin B, Lutein, Kalium, Vitamin K, dan juga Kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang. Manfaat dari pepaya yang paling umum kita ketahui adalah untuk melancarkan proses buang air besar agar pencernaan tetap sehat. Serta memiliki zat antioksidan yang baik bagi kesehatan tubuh kita.

Buah Pepaya memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Dibalik rasa manisnya, tanaman asli meksiko ini mengandung vitamin dan serat yang sangat baik bagi kesehatan. Buah yang dijuluki sebagai “fruit of the anggels” ini juga mengandung beberapa zat dapat meningkatkan kesehatan manusia.

Baca Juga Artikel : Bahaya Tidur Dalam Keadaan Lampu Menyala

Kandungan Gizi Buah Pepaya

Buah pepaya adalah salah satu jenis buah dengan kandungan vitamin C terbanyak, bahkan melebihi buah jeruk. Buah pepaya tidak hanya memiliki kandungan vitamin C, buah ini juga mengandung berbagai vitamin seperti A, B, E dan antioksidan seperti, karoten, zeaxanthin, dan flavonoid. Bahkan beberapa mineral penting seperti, kalium, kalsium, magnesium, zat besi dapat ditemukan dalam pepaya. Bahkan hanya 100 gram pepaya saja memiliki kandungan sekitar 9,8 g karbohidrat, 5,9 g gula, 1,8 g serat, 0,6 g protein, 61,8 mg vitamin C, vitamin E 0,9 mg, 284 IU vitamin A, kalsium 24 mg, 10 mg magnesium, 257 mg kalium, 5 mg fosfor dan sekitar 0,10 mg zat besi. Sekitar 140g pepaya dapat memberikan 55 kalori. Selain itu, pepaya mengandung enzim proteolitik, papain dan chymopapain yang dapat memecah protein menjadi asam amino. Ini adalah alasan mengapa pepaya secara luas digunakan untuk melunakkan daging.

Dengan nutrisi penting yang begitu banyak, buah ini baik matang atau mentah dapat meningkatkan kesehatan kita dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, pencernaan dan kardiovaskular. Buah ini lebih sering digunakan untuk membantu pencernaan dan mencegah beberapa masalah umum seperti gangguan pencernaan dan perut kembung. Hal ini dikarenakan buah pepaya mengandung papain enzim dan chymopapain yang dapat mencerna protein dan mengubahnya menjadi asam amino. Selain itu, buah pepaya mengandung sejumlah tinggi serat makanan yang juga dapat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.

Manfaat Buah Pepaya

  • Mengatasi Gangguan Pencernaan
Manfaat buah pepaya untuk kesehatan yang pertama adalah untuk mengatasi masalah pada pencernaan kita. Manfaat ini tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Bahkan kita sendiri sudah merasakan manfaatnya. Kandungan enzim papain dan serat yang dapat membantu mengatasi masalah lambung dan gangguan pencernaan seperti susah buang air besar dan efektif untuk mencegah wasir. Penelitian juga membuktikan bahwa kandungan papain dalam buah pepaya dapat membunuh parasit yang mengganggu aktivitas pencernaan dalam usus.

  • Anti-penuaan dan Pencerah Kulit
Manfaat yang kedua dari pepaya adalah dapat mencegah penuaan dan sebagai pencerah kulit. Buah pepaya teryata mengandung enzim yang memiliki nama papain yang bisa berguna untuk mencerahkan kulit dan bisa mengatasi belang. Kandungan pepaya yang kaya akan vitamin A dan E bisa mencegah kulit kamu menjadi keriput dan mengencangkan pori-pori kulit sehingga membuat kulit kamu menjadi tampak lebih muda.

  • Baik Untuk Penderita Diabetes
Manfaat yang ketiga adalah dapat mengobati penyakit diabetes. Sebuah penelitian menyatakan bahwa penderita diabetes tipe 1 yang mengonsumsi diet tinggi serat memiliki kadar glukosa darah dan penderita diabetes tipe 2 mungkin meningkatkan gula darah, lipid dan insulin. Dengan 1 buah pepaya ukuran sedang, menyediakan sekitar 4,7 gram serat. Sehingga buah pepaya ini dapat membantu kmau penderita diabetes untuk mengurangi penyakit ini.

  • Mencegah Penyakit jantung
Salah satu manfaat buah pepaya adalah mencegah penyakit jantung. Kandungan serat, kalium dan vitamin dalam pepaya membantu tubuh dalam mencegah penyakit jantung. Peningkatan asupan kalium, yang dilakukan bersamaan dengan penurunan asupan natrium , merupakan perubahan pola makan yang paling penting, yang dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Kandungan enzim pada pepaya juga dapat membantu mencegah oksidasi kolesterol yang dapat menekan kadar kolesterol dan membantu mencegah gejala penyakit jantung.

  • Anti inflamasi
Selanjutnya adalah sebagai anti-inflamasi. Buah pepaya ternyata mengandung enzim papain dan chymopapain sehingga memiliki efek anti peradangan (anti inflamasi) serta membantu dalam penyembuhan luka bakar. Anti oksidan seperti vitamin C dan beta karoten juga turut andil dalam menurunkan efek inflamasi. Jadi buah ini baik untuk penderita penyakit inflamasi seperti osteoarchritis, rematik, asma dan baik bagi penderita alergi.

  • Menguatkan sistem imun
Vitamin C dan vitamin A yang diproduksi dalam tubuh. Senyawa beta karoten yang terdapat dalam pepaya, diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari dalam. Oleh karena itu, pepaya mungkin menjadi pilihan buah yang sehat untuk mencegah penyakit seperti infeksi, pilek, flu dan meredakan demam.

  • Pencegahan asma
Khasiat buah pepaya berikutnya adalah mampu mencegah penyakit asma. Munculnya asma dapat disebabkan karena adanya peradangan pada bagian saluran sistem pernapasan dalam tubuh kita.
Menurut para ahli, peradangan tersebut dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung beta karoten cukup tinggi, buah pepaya inilah makanan yang mengandung beta karoten cukup tinggi.

Oleh sebab itu, jika kamu ingin terhindar dari asma, maka saya sarankan untuk mengonsumsi pepaya secara rutin.

  • Mencegah degenerasi makula
Manfaat pepaya yang terakhir adalah dapat mencegah degenerasi makula. Kandungan eaxanthin antioksidan pada buah pepaya ternyata cukup tinggi, sehingga buah pepaya dipercaya mampu mencegah munculnya degenerasi makula pada bagian organ mata.

Munculnya degenerasi ini sangatlah buruk bagi kesehatan mata kamu, mengapa? karena akan menyebabkan rabun, katarak, dan bahkan munculnya kebutaan secara permanen.
Namun dengan kamu mengonsumsi buah pepaya secara rutin, degenerasi makula bisa dicegah secara optimal. Tidak hanya itu, kandungan vitamin A yang tinggi juga dipercaya mampu mempertajam penglihatan mata kamu.

Dampak Negatif mengkonsumsi Pepaya

Tahukah kamu bahwa ternyata pepaya memiliki dampak negatif bagi kesehatan kamu apabila dikonsumsi secara berlebihan. Nah berikut ini merupakan dampak negatif mengkonsumsi pepaya dengan berlebihan.

  • Carotenemia
Dampak negatif yang pertama adalah carotenemia. Carotenemia adalah dampak negatif yang diakibatkan oleh mengonsumsi pepaya secara berlebihan, sehingga tubuh mengalami perubahan warna. Kandungan beta carotene didalamnya disebut-sebut yang berperan menyebabkan perubahan warna pada bola mata, jari, dan kulit menjadi kuning atau oranye, jika mengonsumsi buah pepaya secara berlebihan.

  • Gejala gangguan pencernaan
Dampak negatif yang kedua adalah gejala gangguan pencernaan. Namun seperti yang kita ketahui bahwa buah yang satu ini juga bisa mengobati perut yang mulas saat dimakan dalam jumlah banyak. Kandungan serat yang tinggi dalam buah ini juga membuat sistem pencernaan tidak berhenti bila Anda terlalu banyak memakannya dan lateks di dalam kulit buah ini bisa menyebabkan iritasi perut.

  • Batu ginjal
Dampak negatif yang ketiga adalah batu ginjal. Satu buah pepaya dengan panjang sekitar 12 cm dan diameter sekitar 7 cm mengandung 3 kali lipat jumlah kebutuhan vitamin C harian. Vitamin C adalah antioksidan penting untuk melindungi kita dari gangguan pembuluh darah, kanker dan tekanan darah tinggi. Mengkonsumsi lebih dari 1200 mg vitamin C setiap harinya untuk anak-anak atau lebih dari 2 ribu mg vitamin C per hari untuk orang dewasa bisa menimbulkan gejala keracunan termasuk batu ginjal oksalat. Oksalat adalah hasil produk vitamin C setelah nutrisi ini dicerna.


Share on Google Plus

About Arie Tarim

Artikelmanfaat.com adalah sebuah situs blog berisi artikel bermanfaat yang mencakup berbagai tema yang dapat dijadikan sebagai referensi serta informasi

0 komentar:

Posting Komentar