Penyebab Penyakit Diabetes


Penyebab Penyakit Diabetes
Tahukah kamu apa penyebab penyakit diabetes itu? Nah, artikel kali ini akan membahas tentang penyebab penyakit diabetes ini serta bagaimana cara mencegahnya.

Orang yang tubuhnya membawa gen diabetes, belum tentu akan menderita penyakit gula, karena masih ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini pada seseorang, yaitu antara lain makan yang berlebihan/kegemukan, kurang gerak atau jarang berolahraga dan kehamilan.

Diabetes merupakan penyakit yang kondisi nya menyebabkan kadar gula darah di dalam tubuh. diabetes penyakit yang cukup sering dialami oleh banyak orang terlebih di usia lanjut, penyakit diabetes sering kali. Penyakit diabetes di sebabkan oleh ada nya pengaruh dari pola hidup dari makanan dan juga kebiasaan buruk yang di miliki, sehingga akan menyebabkan penyakit diabetes pun bisa terjadi. Diabetes juga bisa menjadi penyakit genetik, karena penyakit diabetes dapat di turunkan dari keluarga. Akibat yang bisa dialami pada saat menderita diabetes akan menurunkan fungsi organ tubuh dan bisa menyebabkan penyakit lain nya juga yang akan terjadi. Oleh sebab itu kadar gula darah tidak baik untuk di sepelekan.

Diabetes (diabetes melitus) adalah penyakit jangka panjang atau kronis yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang jauh di atas normal. Glukosa sangat penting bagi kesehatan kita karena merupakan sumber energi utama bagi otak maupun sel-sel yang membentuk otot serta jaringan pada tubuh kita.

Adapun kisaran gula darah yang normal adalah:
  1. Sebelum makan sebesar 70 sampai 130 mg/dl.
  2. Dua jam setelah makan kurang dari 180 mg/dl.
  3. Jika tidak makan (puasa) setidaknya selama 8 jam maka kadar gula darah akan kurang dari 100 mg/dl.
  4. Menjelang kita tidur kadar gula darah sebesar 100 sampai 140 mg/dl.
Dari angka-angka tersebut kita bisa mengetahui bahwa kadar gula darah yang melebihi angka-angka di atas berakibat pada munculnya penyakit diabetes (kadar gula darah yang terlalu tinggi). Ketika kadar gula darah seseorang melebihi 126 mg/dl (ketika puasa) atau lebih dari 200 mg/dl (ketika tidak puasa) maka orang tersebut dianggap telah menderita penyakit diabetes. Namun, kebanyakan orang akan merasakan gejala dari penyakit diabetes setelah kadar gula darahnya melebihi angka 270 mg/dl.

Baca juga artkel : Tips Menghilangkan Kantung Mata Dengan Cepat

Apa saja Sih Gejala Orang yang Terkena Diabetes?

Dibawah ini adalah beberapa gejala penyakit diabetes yang harus diwaspadai :
  1. Buang air kecil terus-menerus. Nah, biasanya penderita buang air kecil dengan jumlah urin yang lebih banyak daripada orang normal.
  2. Penderita cepat merasa lelah dan biasanya tidak mampu melakukan pekerjaan berat.
  3. Badan lemah, lesu, serta tidak bersemangat, selalu merasa mengantuk dan ingin tidur.
  4. Penderita kencing manis berat badannya turun drastis tanpa alasan yang jelas, padahal penderita tidak sedang berdiet.
  5. Nafsu makan yang meningkat. Penderita gula darah mudah merasa lapar kapan saja.
  6. Selalu merasa haus dan ingin minum air terus, seperti terkena dehidrasi.
  7. Nyeri kesemutan pada tangan dan kakinya.
  8. Penglihatan terganggu dan mulai rabun.
  9. Permukaan kulit mudah terkena infeksi.
  10. Ketika penderita diabetes mengalami luka di permukaan kulitnya, biasanya luka tersebut sangat sukar untuk disembuhkan.
  11. Permukaan kulit kamu menjadi gatal.
  12. Pembengkakan di kaki.

Apa Sih Penyebab Penyakit Diabetes?

Sebenarnya penyebab diabetes melitus yang utama adalah gaya hidup dan pola makan yang salah. Sepert apa sih gaya dan pola makan yang salah itu? Nah, gaya hidup dan pola makan yang salah yaitu gaya hidup dengan pola makan yang banyak namun tidak seimbang, sedikit aktifitas, jarang berolahraga dan lain-lain. Dengan terganggunya sistem produksi hormon insulin pada organ pangkreas, seluruh makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh, tidak bisa dikendalikan dan akhirnya terjadi penumpukan gula atau glukosa dalam darah.

  • Makan yang berlebihan
Penyebab yang pertama adalah makan yang berlebihan. Apa sih dampak jika kita mengkonsumsi makanan secara berlebihan? Nah, dampak dari hal tersebut salah satunya dapat menyebabkan gula dan lemak dalam tubuh kamu menumpuk secara berlebihan. Kondisi tersebut menyebabkan kelenjar pankreas terpaksa harus bekerja keras memproduksi hormon insulin untuk mengolah gula yang masuk. Nah, jika suatu saat pankreas tidak mampu memenuhi kebutuhan hormon insulin yang terus bertambah, maka kelebihan gula tidak dapat terolah lagi dan akan masuk ke dalam darah serta urine (air kencing). Data statistik di Amerika menunjukkan bahwa 70% dari total penderita diabetes mellitus, merupakan orang yang memiliki berat berlebih (obessitas).

  • Kurang tidur
Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.

  • Genetik
Penyebab diabetes yang bisa terjadi salah satu nya yaitu dikarenakan oleh ada nya faktor genetik. Karena memiliki keluarga yang juga menderita penyakit diabetes maka dari memiliki kemungkinan besar untuk menderita penyakit diabetes. Oleh sebab itu jika memiliki riwayat penyakit diabetes maka ada kemungkinan juga untuk menderita penyakit diabetes jika tidak menjaga kesehatan dan juga kadar gula darah.


  • Jarang Beraktivitas Fisik
WHO yang merupakan Badan Kesehatan Dunia pernah mengatakan bahwa kasus diabetes yang terjadi di negara-negara Asia akan terus naik hingga mencapai 90 persen dalam periode 20 tahun ke depan.
Hal ini terbukti karena dalam 10 tahun terakhir, peningkatan yang signifikan terjadi pada jumlah penderita diabetes di Vietnam. Hal tersebut terjadi karena masyarakatnya lebih memilih untuk naik motor dibandingkan naik sepeda.

Apa Saja Sih Tips Untuk Mencegah Diabetes?

  • Aktif Bergerak
Tips yang pertama adalah aktif bergerak. Jarang melakukan aktivitas fisik atau malas bergerak akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Sebaliknya, aktif bergerak justru akan menurunkan kadar gula dalam darah sekaligus meningkatkan sensitivitas insulin. Jangan pernah menyepelekan aktivitas kecil seperti berjalan kaki. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang berjalan kaki setiap hari akan menurunkan resiko untuk terkena diabetes hingga 30%.

  • Olahraga
Tips yang kedua adalah melakukan olahraga dengan rutin dan teratur. Dengan kamu melakukan olahraga setiap hari, hal ini dapat membantu menjaga berat badan yang sehat, menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas terhadap insulin. Jadi, berolahragalah setiap hari selama minimal 30 menit untuk menjaga tingkat gula darah dalam rentang normal.

  • Perbanyak konsumsi makanan alami
Kemudian tips selanjutnya adalah perbanyaklah konsumsi makanan yang alami. Tahukah kamu bahwa makanan siap saji yang saat ini banyak kita jumpai dijalan, merupakan makanan yang tidak sehat dan dapat memicu penyakit diabetes? Ya, oleh sebab itu, sebaiknya kamu lebih banyak memakan makanan alami seperti sayur mayur dan buah-buahan. Kemudian untuk makanan pokok, kamu dapat memilih nasi jagung atau nasi beras merah karena kedua jenis makanan pokok ini merupakan makanan rendah gula dan sangat baik dikonsumsi oleh kamu yang sedang berusaha mencegah penyakit diabetes melitus keturunan.

  • Menurunkan Berat Badan
Tips selanjutnya adalah menurunkan berat badan. Seperti yang kita tahu bahwa banyak penderita penyakit gula darah mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Sehingga salah satu untuk mencegah penyakit diabetes bisa bergantung pada penurunan berat badan. Setiap kg turunnya berat badan dapat meningkatkan kesehatan kita. Sebuah penelitian melaporkan bahwa orang dewasa yang kegemukan mengurangi risiko diabetes sebesar 16 persen untuk setiap kilogram berat badan yang hilang. Selain itu, mereka dapat mengurangi risiko diabetes hampir 60 persen dalam tiga tahun jika menurunkan berat badan 5 sampai 10 persen berat badan awal serta berolahraga teratur.

  • Hindari Minuman yang Manis
Nah tips yang terakhir adalah kamu harus menghindari minum minuman yang manis. Apa saja sih jenis minum-minuman yang dimaksud? Beberapa jenis minuman yang manis adalah seperti seperti minuman bersoda, teh manis, atau minuman manis lainnya, sebab minuman ini sudah pasti dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah. Untuk itu, agar metabolisme tubuhmu menjadi meningkat serta kadar gula darahmu juga terkontrol, inumlah air putih sebanyak 8 gelas per harinya.


Share on Google Plus

About Arie Tarim

Artikelmanfaat.com adalah sebuah situs blog berisi artikel bermanfaat yang mencakup berbagai tema yang dapat dijadikan sebagai referensi serta informasi

0 komentar:

Posting Komentar