Penyebab Penyakit Cacar Air


Penyebab Penyakit Cacar Air
Tahukah kamu penyakit cacar air? Cacar air merupakan penyakit yang sering terjadi di Indonesia. Nah artikel kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai cacar air.

Cacar air adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Cacar air akan menyebabkan timbulnya benjolan yang berisi air pada seluruh tubuh, gatal dan kulit yang kemerahan. Penyakit ini akan mudah menular kepada orang yang belum terkena cacar air dan sudah mendapatkan vaksin, cacar air adalah salah satu jenis penyakit menular yang sangat cepat, terutama pada anak. Biasanya penyakit ini akan muncul pada anak-anak hingga remaja dan jarang ditemukan pada orang tua. Biasanya cacar air tidak menyebabkan komplikasi dan bisa disembuhkan dengan rawat jalan.

Cacar air yang disebabkan oleh virus varisela zoster ini dapat menular dengan sangat mudah dan cepat. Penularannya dapat melalui kontak langsung dengan pengidap atau lewat percikan cairan saat pengidap bersin atau batuk. Anda bahkan dianggap sudah terpajan virus cacar air jika telah mengalami kontak langsung atau pernah satu ruangan dengan pengidap selama 15 menit.

Baca Juga Artikel : Manfaat Alami Buah Zaitun

Penyebab Cacar Air

Virus yang menyebabkan cacar air adalah virus Varicella zoster . Bentuk penularanya terjadi ketika seorang penderita mengalami kontak langsung dengan penderita. Presentase orang-orang terdekat tertular virus ini hamper 90% apalagi jika mereka belum memiliki imunitas terhadap cacar air.
Gejala yang Muncul
  1. Suhu badan naik (demam) selama kurang lebih 3 hari.
  2. Muncul bintik kemerahan yang semakin lama berbentuk gelembung kemerahan bening (disebut vesikel atau vesikula).
  3. Terasa gatal.
  4. Beberapa disertai pilek dan batuk.
  5. Sakit kepala.
  6. Lemah, lesu, dan letih.
  7. Beberapa mengalami nyeri sendi.

Bagaimana Cacar Air Berkembang?

Penyakit cacar air ini, atau yang dalam istilah medis disebut dengan istilah varisela disebabkan oleh satu jenis virus, yaitu virus varisela zoster. Penyebab cacar air karena virus varisela zoster ini, merupakan jenis virus yang bersifat sangat mudah menyebar dan masuk ke dalam tubuh.

Biasanya, virus ini akan mudah masuk dan menyebar ke dalam tubuh dan menimbulkan cacar air pada anak ataupun pada orang dewasa. Banyak hal yang membuat virus penyebab cacar ini masuk ke dalam tubuh, berikut ini diantaranya :

  • Sistem imunitas tubuh yang rendah
Salah satu tempat favorit dari virus untuk berkembang dan menginfeksi tubuh kita adalah tubuh yang lemah dan memiliki kekebalan tubuh yang rendah. Virus ini akan sangat mudah tertular dan masuk ke dalam tubuh yang lemah daya tahannya. Untuk itu, sangat penting bagi keluarga untuk selalu menjaga dan meningkatkan daya tahan atau imunitas tubuh dengan cara :
  1. Berolahraga secara rutin dan teratur
  2. Konsumsi makanan sehat
  3. Penuhi asupan vitamin untuk daya tahan tubuh dan mineral yang penting bagi peningkatan daya tahan tubuh, baik alami atau dalam bentuk obat
  4. Minumlah air putih secara rutin

  • Kontak fisik langsung dengan penderita cacar air
Virus varisela zoster merupakan jenis virus yang sangat mudah berpindah tempat. Salah satu penyebab cacar air paling utama seseorang terkena virus ini adalah kontak fisik langsung dengan pasien penderita cacar air. Ketika tubuh melakukan kontak fisik langsung dengan pasien cacar air, maka virus ini akan menyebar dan akhirnya akan menimbulkan cacar air pada diri kamu.

  • Melalui udara
Virus varisela zoster juga dapat menyebar melalui udara. Salah satu yang paling berpengaruh adalah ketika seseorang bersin dan udara yang keluar bisa jadi mengandung virus ini dan pada akhirnya terhirup masuk ke dalam tubuh. Maka dari itu, ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat kamu lakukan agar tidak tertular dan terjangkit virus ini, antara lain :

  1. Menggunakan masker
  2. Hindari berdekatan dengan pasien yang mengalami cacar air


  • Faktor kebersihan
Salah satu faktor penyebab cacari air yang membuat seseorang terjangkit adalah faktor kebersihan. Kuman dan virus akan sangat mudah menempel dan masuk ke dalam tubuh apabila kebersihat tubuh dan lingkungan berada pada level yang buruk dan kotor. Maka dari itu, cobala untuk melakukan beberapa hal ini :
  1. Selalu lakukan cara mencuci tangan yang benar hingga bersih sebelum melakukan aktivitas
  2. Gunakan alat keselamatan dan pelindung, seperti masker dan sarung tangan
  3. Jauhi tempat-tempat atau lokasi yang tidak higienis, seperti dekat dengan tempat pembuangan sampah, dan sebagainya.

Cara Mencegah Cacar Air

  • Pengasingan
Memang sedikit kejam melakukan pengasingan atau mengisolasi orang yang sedang terkena cacar air. Ia harus sangat mengurangi untuk bertemu dengan orang-orang di sekitarnya. Terutama jika penderita adalah anak-anak, maka sebaiknya anak tersebut tidak masuk sekolah untuk sementara. Sedangkan jika orang dewasa, maka harus libur bekerja.

Penyebab cacar air pada anak ini banyak terjadi karena faktor kebersihan dari si anak, kebanyakan anak-anak senang dengan bermain pada hal yang kotor-kotor yang banyak mengandung kuman dan bakteri.

Kamu bisa melanjutkan aktifitas secara 70% jika gelembung cacar air sudah kempes dan pecah dengan sendirinya. Biasanya ditandai dengan penutupan keropeng dan lapisan kulit mati yang sudah menebal. Kamu bisa menunggunya selama 7 hari.

Namun ia masih diberi kebebasan dengan orang lain yang sudah memiliki imunitas cacar air. Baik secara vaksin ataupun yang sudah pernah mengalami cacar air.

  • Vaksinisasi
Pencegahan yang paling banyak dilakukan adalah dengan menggunakan vaksinisasi. Menurut perkiraan CDC (Centers for Disease Control and Prevention) vaksin ini mampu bekerja sebagai pelindung anak-anak dari cacar air sebesar hamper 90%. Jika anak yang sudah diberi vaksin namun masih terkena, maka setidaknya vaksin ini bekerja sebagai pengurang keparahan penyakit.

  • Istirahat yang Cukup
Selain itu, usahakan anda tidak bekerja terlalu keras, atau bermain terlalu lama. Kebiasaan begadang sangat tidak baik. Selain mengurangi efektivitas pola tidurmu, malam hari itu diciptakan untuk tubuh tidur. Selama waktu tidur itulah tubuh akan membuatsistem imun agar tubuh kamu kembali fit dan segar lagi.

  • Pola Hidup Sehat
Memang ketika seseoarang mengalami suatu gejala penyakit, salah satu solusi yang selalu kamu temui adalah dengan menanamkan pola hidup sehat. Mengapa? Hal ini sangat penting dan krusial. Kesehatan seseorang tergantung pada konsumsi dan pola hidup ia sehari-harinya. Apalagi pada pola makan yang teratur serta cukup gizi dan nutrisi. Untuk itu pastikan anda mengkonsumsi selalu buah dan sayuran disetiap menu makanan kamu.

  • Menjaga Kebersihan
Kasus yang paling sering muncul adalah ketika ada keluarga penderita cacar air, namun kebersihan masih kurang ditingkatkan. Cara paling mudah adalah dengan menjaga kebersihan, misal dengan mengganti secara rutin baju kotor, sprei, serta bantal yang digunakan. Disanrankan untuk pencucian pakaian kotor penderita menggunakan larutan sterilisasi.

Pengobatan Cacar Air

Cacar air biasanya dapat dilakukan dengan rawat jalan. Obat yang diberikan oleh dokter biasanya hanya untuk meringankan demam, sakit kepala dan gejala lain. Nah berikut ini merupakan cara pengobatan penyakit cacar air yang bisa kamu lakukan.
  1. Jangan menggaruk daerah kulit yang merah dan ruam. Menggaruk kulit hanya akan membuat kulit menjadi panas sehingga lebih baik jika diberikan salep untuk meringankan rasa gatal dan panas.
  2. Jangan memencet atau menggaruk benjolan kecil yang sudah menjadi cacar. Hal ini untuk mengurangi resiko infeksi, penyebaran cacar ke orang lain dan bekas cacar yang tidak bisa hilang.
  3. Sebaiknya potong kuku agar tidak menyebabkan luka atau infeksi pada cacar air saat tidak sengaja menggaruk bekas luka.
  4. Gunakan sarung tangan dan pakaian yang tertutup agar cacar air segera bisa keluar.
  5. Penderita juga bisa mandi air soda untuk mengurangi rasa gatal. Campur sedikit baking soda dalam air mandi dan gunakan untuk mandi.
  6. Dilarang untuk memberikan obat sakit kepala karena bisa menyebabkan demam dan sakit yang lebih serius.
  7. Gunakan pelembab pada kulit agar kulit yang terkena cacar tidak terlalu kering. Biasanya dokter akan memberikan pelembab berupa salep.
  8. Gunakan pakaian yang ringan dan tidak membuat kulit menjadi lebih gatal atau panas.
  9. Berikan makanan yang lembut dan hangat agar penderita cacar air tetap nyaman dan tubuh tidak terlalu lemah.

Pada beberapa kondisi tertentu perawatan cacar air membutuhkan beberapa jenis obat-obatan yang hanya bisa diberikan oleh dokter. Biasanya ibu hamil, orang lanjut usia dan bayi memerlukan perawatan di rumah sakit.


Share on Google Plus

About Arie Tarim

Artikelmanfaat.com adalah sebuah situs blog berisi artikel bermanfaat yang mencakup berbagai tema yang dapat dijadikan sebagai referensi serta informasi

0 komentar:

Posting Komentar