Penyebab dan Solusi Terjadinya Obesitas


Penyebab dan Solusi Terjadinya Obesitas
Setiap orang tentunya memerlukan sejumlah lemak tubuh untuk menyimpan energi, penyekat panas, penyerap guncangan, dan lainnya. Namun timbunan lemak ini justru akan merugikan metabolisme tubuh jika menjadi berlebihan.

Obesitas adalah penumpukan lemak yang sangat tinggi di dalam tubuh sehingga membuat berat badan berada di luar batas ideal. Obesitas dapat menimbulkan komplikasi, bahkan komplikasi yang timbul dapat menyebabkan kematian. Beberapa contoh komplikasi yang cukup serius di antaranya stroke, penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2, kanker usus, dan kanker payudara.

Selain mengarah kepada sejumlah masalah kesehatan fisik, obesitas juga bisa menyebabkan masalah psikologis, seperti stres, dan depresi. Masalah psikologis ini timbul karena berawal dari rasa tidak percaya diri penderita obesitas yang mengalami perubahan bentuk badan.

Baca juga artkel : Bahaya Penggunaan Kantong Plastik

Jadi, Apa Sih Obesitas Itu?

Obesitas adalah suatu akumulasi lemak dalam jaringan adiposa yang abnormal atau berlebihan sehingga mencapai taraf yang dapat menimbulkan ganguan kesehatan, seperti hiperinsulinemia, diabetes, penyakit kardiovaskular, hipertensi, gangguan imunologis, dan beberapa jenis kanker (Lilyasari, 2007).

Obesitas sangat tidak baik bagi kesehatan, baik untuk pria maupun wanita. Karena obesitas memiliki resiko yang dapat menyebabkan kematian bagi si penderita apabila tidak ditangani dengan baik. Orang yang terlalu gemuk lebih rentan terkena penyakit daripada orang yang normal berat badannya. Dalam segi penampilan, obesitas juga akan menjadikan kurang percaya diri. Apalagi bagi kaum wanita.

Kenapa Sih Obesitas jadi Perhatian?

Obesitas atau yang biasa disebut kelebihan berat badan dapat membuat si penderita lebih besar kemungkinan akan mengalami komplikasi yang serius. Masalah ini termasuk penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, batu empedu, kolesterol tinggi, asam urat, dan berbagai jenis kanker. Obesitas c bahkan meningkatkan risiko kematian. Obesitas juga dapat membuat banyak masalah medis lainnya yang lebih sulit untuk diobati. Jadi, jangan pernah meremehkan penyakit ini ya.

Bagaimana Obesitas di Indonesia?

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Organisasi Kesehatan Dunia pada tahun 2008, sekitar 4,8 % dari total penduduk Indonesia mengalami obesitas. Diperkirakan, kondisi ini dialami oleh 6,9 % pria dan 2,6 % wanita dari seluruh jumlah penduduk. Tahukah kamu ternyata banyak orang Indonesia sekitar 37% dari jumlah penduduk negara ini, meninggal karena penyakit jantung koroner.

Apa Sih Penyebab Obesitas?

Secara ilmiah, obesitas terjadi akibat mengonsumsi kalori lebih banyak dari yang diperlukan oleh tubuh. Berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab obesitas yang dialami seseorang.

  • Gaya hidup

Gaya hidup seseorang sangatlah mempengaruhi tingkat kesehatan seseorang. Di zaman yang serba modern ini, terdapat banyak teknologi yang semakin lama semakin canggih dan berkembang. Hal ini sangatlah baik, karena teknologi tersebut memberikan manfaat bagi kita semua, namun disisi lain berkembangnya teknologi ini memberikan dampak negatif bagi kehidupan kita.

Teknologi yang canggih akan menjadikan orang menjadi malas karena semuanya dapat dilakukan dengan lebih mudah tanpa mengelurakan tenaga dan waktu yang banyak. Misalnya saja dahulu ketika orang akan mencuci pakaian, ia harus mengeluarkan banyak tenaga untuk mengucek dan mengambil air. Tetapi sekarang ada mesin cuci. Dengan menggunakan mesin cuci inilah seseorang menjadi lebih mudah dalam mencuci. Ia tinggal memasukkan baju kedalam mesin cuci kemudian memencet tombol yang ada di mesin cuci.

Teknologi yang canggih ini memang menjadikan waktu lebih efisiens serta memberikan kemudahan, tetapi disisi lain orang bisa terkena masalah obesitas jika tidak diimbangi dengan aktifitas lain yang dapat membakar kalori serta lemak dalam tubuh. Asupan tenaga serta gizi yang masuk kedalam tubuh lebih besar dibanding tenaga yang digunakan untuk melakukan aktifitas sehingga seseorang akan mengalami obesitas.

  • Faktor Genetik

Tahukah kamu bahwa faktor genetik dapat menyebabkan terjadinya obesitas sebanyak 25% sampai 35%? Jadi, jika ada anggota keluarga kamu yang memiliki riwayat obesitas, maka kamu memiliki risiko yang lebih tinggi menderita obesitas dibandingkan dengan mereka yang tidak. Tidak hanya karena faktor genetik, pola makan yang berlebihan juga mempengaruhi terjadinya obesitas. Jika ada anggota keluarga kamu terkena obesitas karena hal tersebut, maka ini juga akan mempengaruhi kamu.

  • Jenis Kelamin

Obesitas dapat terjadi baik pada laki-laki maupun perempuan. Namun rata-rata perempuan memilki jumlah lemak yang lebih banyak daripada laki-laki. Selain itu, obesitas sering dijumpai pada perempuan setelah melahirkan maupun saat menopause. Hal ini mungkin disebabkan karena perubahan endokrin, karena pada saat-saat tersebut terjadi perubahan hormonal.

  • Lingkungan

Tahukah kamu faktor lingkungan juga mempengaruhi seseorang untuk menjadi gemuk. Jika seseorang dibesarkan dalam lingkungan yang menganggap gemuk adalah simbol kemakmuran dan keindahan maka orang tersebut akan cenderung untuk menjadi gemuk. Jadi lingkungan mempengaruhi seseorang untuk menjadi gemuk, entah dari segi pola hidup maupun dari segi pola pikir.

  • Faktor sosial

Faktor sosial juga mempengaruhi terjadinya obesitas pada seseorang. Pada negara maju, obesitas lebih sering ditemukan dan dialami oleh orang dengan kelas sosial dengan ekonomi menegah ke bawah, sedangkan pada negara berkembang obesitas lebih sering dialami oleh orang yang mempunyai kelas sosial dengan ekonomi menengah keatas. Hal ini terjadi karena pandangan antara negara berkembang dan negara maju berbeda. Di negara berkembang, berpadangan bahwa orang gemuk berati makmur dan mampu memenuhi gizi yang dibutuhkan sehingga obesitas sering terjadi.

  • Kekurangan Tiroid

Kekurangan kadar tiroid akan membuat lemak dalam tubuh sangat susah untuk dicairkan atau dibakar sehingga penumpukan lemak terus terjadi. Kekurangan tiroid dalam tubuh juga berdampak pada nafsu makan yang meningkat apalagi pada jenis makanan yang mengandung lemak tinggi. Peristiwa ini lebih sering dialami oleh wanita yang mengakibatkan pada lambatnya pergerakan metabolisme dalam tubuh.

Apa Resiko Orang yang Terkena Obesitas?

Orang yang terkena obesitas memiliki resiko seperti :

  1. Terjadi peningkatan risiko penyakit jantung
  2. Tekanan darah tinggi
  3. Diabetes
  4. Masalah Pernapasan
  5. Masalah Tidur
  6. Orang yang mengalami obesitas juga memiliki masalah emaosional yang lebih tinggi
  7. Penyakit kardiovaskular
  8. Kelainan muskuloskeleteal (terutama osteoarthritis)
  9. Kanker (endometrial, payudara, dan kolon)


Bagimana Cara Mengatasi Obesitas?


  • Konsumsi Serat

Cara mudah mengatasi kegemukan adalah dengan mengonsumsi makanan berserat setiap hari hal ini adalah baik bagi tubuh karena akan membuat rasa kenyang lebih lama sehingga secara tidak langsung akan mengurangi nafsu makan dan lebih terkontrol. Selain itu, makanan berserat juga bisa mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh. Makanan berserat juga memiliki kalori yang rendah sehingga sangat cocok untuk program makanan menurunkan berat badan.

  • Mengurangi Ngemil di Malam Hari

Kebiasaan ngemil dimalam hari sebelum tidur memang tidak baik karena berpengaruh pada bertambahnya berat badan. Oleh sebab itu, kurangi ngemil dimalam hari karena bisa menambah berat badan dan menyebabkan kegemukan. Jika ingin ngemil, pilihlah makanan yang rendah kalori dan lemak seperti buah-buahan.

  • Makan Teratur

Makanlah yang teratur sebannyak tiga kali sehari serta dengan porsi yang pas dan terpenuhi nutrisi empat sehat lima sempurna. Hal ini baik untuk menyeimbangkan setiap asupan yang diterima dan tentunya tidak berlebihan. Dengan makan yang teratur juga bisa mengurangi kegemukan karena makanan yang dikonsumsi cukup serat dan nutrisi lainnya.

  • Minum Air Putih

Minumlah air putih minimal 8 gelas per hari, karena dengan meminum banyak air putih akan mengurangi keinginan untuk makan berat dan mengurangi kalori yang tinggi. Selain itu air putih juga bersifat netral sehingga sangat menyehatkan bagi tubuh kita.


Share on Google Plus

About Arie Tarim

Artikelmanfaat.com adalah sebuah situs blog berisi artikel bermanfaat yang mencakup berbagai tema yang dapat dijadikan sebagai referensi serta informasi

0 komentar:

Posting Komentar