Pengertian Hak Cipta dan Hak Paten


Hak cipta dan hak paten adalah sebuah hak kepemilikan sah. Namun demikian, terdapat perbedaan diantara keduanya. Apa perbedaan hak paten dan hak cipta? Simak ulasannya dibawah ini.

Penting untuk memahami perbedaan antara hak cipta dengan hak paten, sehingga Anda bisa mendefinisikannya sesuai pengertian yang sesungguhnya diantara keduanya. Dalam sisi tertentu, hak cipta dan hak paten memang memiliki sisi persamaan, tapi pada pengertian yang sesungguhnya keduanya memiliki sisi perbedaan.

Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita menemui kalimat-kalimat atau perdebatan adanya seseorang yang membajak hak cipta lagu orang lain, dimana hal tersebut bisa berujung ke meja pengadilan. Tidak sedikit juga orang yang masih keliru membedakan antara hak cipta dan hak paten, padahal keduanya berbeda dan memiliki pengaturan tersendiri.

Baca juga artikel: Perbedaan Konflik dan Kekerasan

Guna dapat memahami perbedaan hak cipta dengan hak paten, silakan simak pengertian hak cipta dan pengertian hak paten berikut ini.

Pengertian Hak Cipta


Sesuai bunyi pasal 1 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2002, hak cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya, atau memberikan izin untuk itu, dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Artinya, hak cipta memiliki jangkauan yang lebih luas dan tidak sebatas teknologi saja, tapi juga berupa seni dan sastra. Hak cipta juga bukan melabelkan merek pada suatu produk, melainkan barang itu sendiri, berdasarkan pikiran, imajinasi, dan keterampilan yang dituangkan.

Pengertian Hak Paten


Seperti yang tertuang dalam UU Nomor 14 Tahun 2001, hak paten adalah hak khusus yang diberikan negara kepada penemu atas hasil penemuannya di bidang teknologi, untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri penemuannya tersebut atau memberikan persetujuan kepada orang lain untuk melaksanakannya.

Dengan demikian maka paten memiliki ruang lingkup pada industri kreatif berbasis teknologi, seperti pengembangan software serta batasannya masih teritorial. Apabila sang penemu ingin mendapatkan perlindungan paten di wilayah lain, penemu tersebut harus mengajukan aplikasi paten lagi di masing-masing wilayah.

Perbedaan Hak Cipta dan Hak Paten


Dengan memahami pengertian hak cipta dan hak paten seperti sudah dijabarkan diatas, maka dapat dipahami bahwa persamaan hak cipta dan hak paten adalah keduanya sama-sama berupa hak yang diperoleh seseorang atas karya baru yang diciptakannya dan berlaku secara hukum.

Sementara sisi perbedaannya yakni, jika hak cipta adalah hak yang diberikan kepada sang pencipta suatu karya, maka hak paten adalah hak yang diberikan kepada seseorang, dimana orang tersebut tidak harus memiliki suatu karya, bisa juga orang tersebut memiliki apa yang bisa ia patenkan sebagai identitas dirinya.

Selain hak cipta dan hak paten, Anda mungkin juga tetarik untuk mengetahui perihal merek dimana merek juga masih memiliki kaitan dengan hak cipta. Penjelasan tentang merek seperti diuarikan dibawah ini.

Pengertian Merek


Sesuai dengan UU Nomor 15 Tahun 2001 Pasal 1 Ayat 1, yang menerangkan bahwa merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf- huruf, angka- angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur- unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.

Lingkup merek sendiri cukup luas, tidak terbatas pada teknologi saja. Semuanya dapat diaplikasikan ke hasil produk ataupun jasa. Namun harap dicatat, bahwa merek sifatnya hanya sebuah simbolis. Diatas kepemilikan sebuah merek, kita diberikan hak atas merek. Merek yang namanya terdaftar di Daftar Umum Merek akan diberikan hak khusus oleh negara untuk menggunakan merek itu.

Apabila ada seseorang yang meniru atau memalsukan merek itu tanpa sepengetahuan sang pemilik hak merek tersebut, maka yang bersangkutan secara otomatis akan mendapat sanksi. Sanksinya pun tidak tanggung-tanggung, bahkan sampai masuk penjara karena memang ada dasar hukumnya. Identitas merek merupakan ciri yang membedakan suatu produk dengan produk yang lain.

Ringkasan Tentang Hak Cipta


Hak cipta mencakup 3 hal, yaitu pengertian, dasar hukum, dan objek yang dilindungi.

  1. Pengertian secara sederhana, hak cipta dimiliki oleh para pencipta dan hak paten dimiliki oleh para penemu.
  2. Di Indonesia, dasar hukum hak cipta ialah UU No. 19 tahun 2002 tentang hak cipta. Sedangkan hak paten diatur dalam UU No. 14 tahun 2001 tentang Hak Paten.
  3. Hak cipta memberikan perlindungan atas ciptaan di bidang seni, sastra, dan ilmu pengetahuan. Berbeda dengan hak paten yang melindungi temuan di bidang teknologi.



Share on Google Plus

About Arie Tarim

Artikelmanfaat.com adalah sebuah situs blog berisi artikel bermanfaat yang mencakup berbagai tema yang dapat dijadikan sebagai referensi serta informasi

0 komentar:

Posting Komentar